Jelang Ramadan, Pemprov Bengkulu Kawal Stabilitas Harga Bahan Pokok

0

BENGKULU- Menghindari lonjakan harga menjelang bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mengawal harga dan pasokan barang kebutuhan pokok  dengan melakukan operasi pasar.

 

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan 4K dapat membantu menjaga kestabilan stok dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

 

“4k yang meliputi Ketersediaan, keterjangkauan, kedistribusian,serta komunikasi dalam pengadaan barang kebutuhan pokok. Sehingga stabilisasi harga bahan pokok di Bengkulu, dapat cukup sehingga tidak ada kecemasan akan kekurangan stok barang kebutuhan,” ungkap Rohidin Mersyah, Senin (22/4/2019).

 

Kestabilan harga,  lanjut Rohidin Mersyah, dapat diawali dengan komitmen dari semua elemen serta penindakan tegas satgas pangan terhadap oknum-oknum yang melakukan kenaikan harga yang tidak sesuai dengan HET yang telah ditentukan.

 

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kementerian Perdagangan RI Lasminingsih mengungkapkan, masyarakat Provinsi Bengkuly tidak perlu khawatir dengan ketersediaan pasokan bahan pokok.

 

“Pemerintah siap menyambut datangnya bulan puasa dan lebaran, serta menjamin ketersediaan pasokan bahan pokok, khususnya di Bengkulu. Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran dari masyarakat,” kata Lasminingsih.

 

Dari hasil pantuan di Pasar Panorama, harga beras medium lokal dijual di kisaran Rp 9.375- Rp 10.000 per kg,  gula pasir Rp 11.500 per kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp 10.500- Rp11.000 per liter, dan tepung terigu Rp13.000 per kg.

 

Sedangkan, harga daging sapi Rp120.000 per kg daging, ayam ras Rp35.000- Rp 36.000 per kg, telur ayam ras Rp 21.400 per kg, cabe merah keriting Rp 22.000- Rp25.000 cabe rawit hijau Rp 30.000-Rp35.000 per kg, bawang merah Rp40.000- Rp45.000 per kg dan Bawang Putih Rp 44.000- Rp 46.000 per kg.

 

Sejauh ini, dikatakan Lasminingsih,sebagian besar harga pokok di pasar panorama masih stabil.

 

Adapun harga bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan, namun pemerintah akan segera menstabilkan harga bawang.

 

“Kalau bulan ini nanti panen, otomatis suplay bawang akan bertambah, dan harga juga akan terjaga,” tutupnya. (Lcy) ADV

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here