Reses Dapil Kota Bengkulu, Wan Sui Dengar Keluhan Lurah Pondok Besi Dan Warga Panorama

0

Bengkulu, Sentaralnews.com-  Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales atau yang akrab disapa dengan sebutan Wan Sui mendengar Keluhan Lurah Pondok Besi, Elli Rosalina terkait status lahan serta keluhan warga Kelurahan Panorama Kota Bengkulu dalam kunjungan kerja reses Massa Persidangan III Tahun 2019 Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bengkulu, di RT 02 Kelurahan Pondok Besi dan  Merapi 9 RT 7 RW 03 Kelurahan Panorama Masjid Al- Muklisin pada hari Jum’at(1/11).

 

 

 

Elli Rosalina menyampaikan dilemanya terkait pembangunan 8 unit auning di Pondok Besi. 8 unit auning tersebut diketahui dibangun oleh Pemerintah Provinsi namun hingga saat ini belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kota.

Padahal, rencananya pihaknya akan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal namun pihaknya tidak diberikan izin oleh Pemerintah Kota karena status lahan tersebut.

 

 

 

“Kami ingin membangun IPAL Komunal didepan auning tersebut, tapi tidak diberikan izin karena belum ada serah terima dari Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kota, berhubung Wan Sui membidangi kepemerintahan, kami ingin kejelasan perihal ini,” ungkap Elli Rosalina.

 

 

Bukan hanya terkait pembangunan IPAL Komunal, Elli menyebutkan wahan wisata Sandal Jodoh Pondok Besi juga terkendala perizinan, rencananya dalam waktu dekat pihaknya ingin menghidupkan kembali eksistensi wahana tersebut.

 

 

 

“Sendal jodoh itu juga terkendala dengan perizinan, antara Kebun Keling dan Pondok Besi seting sekali bertengkar akibat ini. Kami ingin menghidupkan kembali Sendal Jodoh,” sambung Elli.

 

Tidak jauh berbeda persoalan warga yang ada di Merapi 9 RT 7 RW 03 Kelurahan Panorama Kota Bengkulu yang masih memiliki kendala terkait Infrastruktur dan beberapa persoalan kewenangan antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu.

 

“Jadi anggaran perbaikan Drainase dari muhajirin tembus ke sawah, itu ketika kita ajukan ke Pemerintah Kota Bengkulu, itu kata kota menjadi wewenang provinsi, itu salah satu penyebab terjadinya banjir di RT 07 kini kami meminta bantuan kepada bapak untuk memperjuangkan keinginan kami, dan mudah mudahan terwujud” Harap Warga.

 

Sementara itu, menyambut aspirasi dari warga Wan Sui mengatakan dirinya akan segera membawa permasalahan ini ke DPRD Provinsi Bengkulu sebagai laporan dan akan dibahas untuk mendapatkan solusi.

“Ya reses ini kan tujuannya menampung aspirasi, setelah reses ini tentu ini akan menjadi laporan kita, dan akan kita bahas baiknya bagaimana,” pungkas Wan Sui. (Lcy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here