TMMD

Sambutan Hangat Anak PAUD Warnai Penutupan TMMD Reguler ke-129 di Gumelem Kulon

×

Sambutan Hangat Anak PAUD Warnai Penutupan TMMD Reguler ke-129 di Gumelem Kulon

Share this article

Banjarnegara – Suasana penutupan TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (13/08/2026), terasa berbeda. Di tengah rangkaian kegiatan resmi, senyum dan keceriaan anak-anak PAUD menyambut kedatangan para prajurit TNI dan pejabat yang hadir.

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., bersama Sekda Kabupaten Banjarnegara Hendro Cahyono, S.E., M.Si., yang mewakili Bupati Banjarnegara, serta jajaran Forkopimda Banjarnegara, mendapat sambutan hangat dari anak-anak PAUD Desa Gumelem Kulon.

Dengan didampingi para guru, salah satunya Ibu Selfi, anak-anak PAUD tampak antusias menyambut rombongan. Wajah-wajah polos mereka menghadirkan suasana penuh kehangatan di tengah kegiatan penutupan TMMD.

Bagi anak-anak tersebut, kehadiran TNI mungkin terlihat sederhana. Namun, perjumpaan itu menjadi pengalaman yang berkesan. Mereka dapat melihat secara langsung para prajurit yang selama beberapa waktu hadir dan bekerja bersama masyarakat di desa mereka.

Selama pelaksanaan TMMD, Desa Gumelem Kulon memang menjadi tempat bertemunya prajurit dan masyarakat dalam berbagai kegiatan. Tidak hanya membangun infrastruktur, para anggota Satgas juga berinteraksi dengan warga dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Salah satu hasil pembangunan yang paling dirasakan masyarakat adalah rabat beton sepanjang 737 meter, dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 0,15 meter.

Jalan tersebut menjadi akses penting bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak ketika berangkat dan pulang sekolah.

Sambutan anak-anak PAUD seakan menjadi gambaran kecil tentang siapa yang nantinya akan menikmati hasil pembangunan hari ini. Jalan yang dibangun bukan hanya untuk kebutuhan masyarakat sekarang, tetapi juga menjadi bagian dari warisan pembangunan bagi generasi mendatang.

Di balik pembangunan jalan tersebut terdapat semangat gotong royong yang kuat. TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menyatukan tenaga untuk menyelesaikan sasaran TMMD.

Tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa” pun terasa nyata. Pembangunan bukan hanya soal beton dan infrastruktur, tetapi juga tentang membangun hubungan, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan menghadirkan optimisme bagi masyarakat.

Kehadiran guru dan anak-anak PAUD dalam penyambutan tersebut memberikan warna tersendiri. Senyum mereka menjadi bentuk sederhana dari rasa terima kasih sekaligus harapan agar hasil pembangunan dapat terus dijaga dan dimanfaatkan.

Penutupan TMMD akhirnya bukan sekadar akhir dari sebuah program. Ada kenangan yang ditinggalkan, ada jalan yang telah dibangun, dan ada hubungan antara TNI dengan masyarakat yang diharapkan tetap terjaga.

Dari senyum anak-anak PAUD Gumelem Kulon, tersirat pesan sederhana: pembangunan hari ini adalah hadiah untuk masa depan, agar generasi kecil desa dapat tumbuh dengan akses yang lebih baik dan harapan yang lebih besar.(Pendimbna).