Sebelum Di PHK, Mekanik Dealer Honda Nagoya Dijadikan Patung Pajangan dan Petugas CS

0

BATAM, SentralNews.com  – Oknum mekanik dealer Honda PT Capella Dinamik Nusantara Nagoya berinisial PNS mengaku telah menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terkesan dipaksakan oleh oknum-oknum tertentu di tempatnya bekerja.

Dealer Honda PT Capella Dinamik Nusantara yang beralamat di komplek Sulaiman blok no.10, Nagoya-Batam.

“Saya sudah bekerja 3 tahun dengan status Tenaga Harian (TNH) lepas. Status itu langsung dari perusahaan,” ujar PNS, beberapa Minggu lalu, di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam.

Sebelum di PHK, dirinya menjabat sebagai mekanik di dealer tersebut, bahkan Dia juga sudah pernah mendapatkan sertifikat keahlian Ripair Training yang dikeluarkan manajemen Honda Jakarta. Akan tetapi berselang berjalannya waktu, PNS pun mendapat perlakukan yang tidak menyenangkan dari kepala mekanik dan beberapa mekanik lainnya.

Parahnya lagi, perbuatan tidak menyenangkan itu pun diketahui sang Kapala cabang dealer Honda Nagoya tersebut, namun tidak mendapat respon sepatutnya atasan yang baik melindungi bawahannya, malah terkesan lebih memojokkan PNS dan memberikan hukuman dengan menawarkan PNS untuk mengundurkan diri.

“Awalnya saya disuruh resigne (mengundurkan diri). Hingga akhirnya saya datang ke Disnaker untuk konsultasi terkait apa yang saya alami.” Ucapnya.

Setelah surat perundingan Bipartit dilayangkan PNS, dirinya pun kemudian mendapat perlakukan diskriminasi lagi dari kepala cabang yakni membuat dirinya dari posisi mekanik menjadi patung pajangan di pintu masuk dealer dan disuruh menjadi petugas cleaning servis (CS) serta mengecat dinding.

“Perlakuan mereka sangat kejam bang, kalau pun mereka mau PHK, saya terima asalkan sesuai aturan undang-undang yang berlaku.” tuturnya.

Erwin Diduga Memperlambat Proses Penanganan PHK oleh Disnaker

Katanya lagi, saat ini masalah yang dialaminya itu sudah memasuki panggilan tripartit ke II di Disnaker Batam. Akan tetapi manajemen PT Capella Dinamik Nusantara pada perundingan hari ini Senin (9/8/2021), berhalangan untuk menghadiri undangan Disnaker Batam, dengan alasan kesehatan.

“Tadi saat saya ke kantor dealer, saya lihat pak Erwin ada kok. Tapi alasan mereka dalam surat ke Disnaker menyebutkan, alasan kesehatan. Aneh aja, jangan dibuat alasan kesehatan, nanti benar-benar tidak sehat benaran, kan kasian sama keluarga nantinya,” sebutnya mengakhiri pembicaraan.

Sementara itu, Erwin selaku kepala Cabang Dealer PT Capella Dinamika Nusantara saat dikonfrimasi terkesan tertutup.

“Sedang dalam tahap penyelasaian dikantor disnaker. U/ informasi mengenai detil. Sy cuma bs sampaikan di disnaker,” Pungkasnya, melalui pesan singkat WhatsApp, saat dikonfirmasi.

Editor red
Liputan Don.