Semakin Maraknya Perjudian Tusuk Ikan, Ketua DPD WGAB Sumut Siap Surati Presiden Jokowi

0

Sergai, Sentralnews.com – Maraknya perjudian tusuk ikan di serdang bedagai khusus nya di desa Bamban dusun 12 kebun sayur, yang dilakukan didalam ruko Golden di khawatirkan kaum muda sebagai penerus bangsa menjadi rusak dan malas bekerja, bahkan banyak sekali terjadi kemalingan karena sudah tidak memiliki uang untuk bermain judi tersebut.

Tidak hanya itu, orang dewasa yang sudah menikah pun  di rumah tangganya tidak ada keharmonisan lagi disebabkan suaminya yang menghabiskan uang penghasilan sehari-hari di tempat permainan judi tersebut.Hal ini bila masih berlanjut, berapa rumah tangga kah nanti yang akan berantakan dan terjadinya perceraian.

“Berapa rumah tangga kah nanti yang akan hancur pak? Kerjaan suami yang kayak gini terus, ngabisin uang tanpa memikirkan keluarga,” ucap salah satu ibu rumahtangga¬† pada wartawan dengan mimik wajah geram.

Seusai berbincang dengan sang ibu, awak media mengkonfirmasikan pada Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, IPTU Deni Indrawan Lubis melalui via pesan whatsapp namun tidak ada respon. Dengan tidak ada nya respon dari kasat tersebut, awak media kembali mengkonfirmasikan pada pihak polres melalui Kasubag Humas AKP Sofian dengan memberi jawaban “Kasih tahu Kapolsek nya” jawab kasubag humas melalui pesan whatsapp, Rabu (15/9/2021).

Ditempat terpisah Gerson Siringoringo, Ketua DPD WGAB SUMUT (Wadah Generasi Anak Bangsa) mengatakan pada awak media, apabila ini tidak juga ditutup oleh kapolres Serdang bedagai maka kita sebagai masyarakat serdang bedagai bisa laporkan hal ini pada Pemerintahan Pusat, Presiden RI jokowi bila perlu akan kita kirim dalam bentuk surat “Lapor pak Jokowi” masyarakat resah dengan keberadaan mesin judi tusuk ikan yang semakin marak dan merajalela.

Gerson juga menambahkan, Dalam masa pandemi saat ini Pemerintah dan Polri sudah mengeluarkan maklumat untuk larangan berkumpul- kumpul, dan Kapolres Serdang bedagai AKBP Robin Simatupang sedang menggalakkan Program PPKM dan menyarankan masyarakat agar menjaga kesehatan dan selalu ikuti Prokes dengan Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak aman, Memakai masker ditempat bersosialisasi dan membubarkan tempat yang dapat mengundang orang berkerumun.

“Tapi ditempat praktik perjudian tersebut sudah jelas berkerumun, kenapa tidak di buburkan ya? ada apa sih sebenarnya?, ” ucap Gerson. (Prb)