DAERAHLEBONGNEWS

Ramai Isu Nikah Siri, Insting Ketua BMA Justru Mengarah ke Bupati

×

Ramai Isu Nikah Siri, Insting Ketua BMA Justru Mengarah ke Bupati

Share this article
Ketua BMA Kabupaten Lebong Aryanto

SENTRALNEWS.COM, LEBONG – Ramai soal Isu dugaan pernikahan siri di Kabupaten Lebong akhirnya di respons oleh Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Lebong.

Menariknya dari ramainya isu soal nikah siri tersebut, langkah pihak BMA langsung meminta klarifikasi kepada Bupati Lebong Azhari, SH., MH., justru berawal dari sebuah insting Ketua BMA Lebong, Aryanto.

Meski isu soal nikah siri tersebut yang banyak di bahas, dan bahkan sama sekali tidak merujuk pada siapa yang melakukan pernikahan siri itu.

Aryanto justru mengungkapkan, informasi mengenai dugaan pernikahan siri yang awalnya beredar melalui pesan pribadi dan grup percakapan WhatsApp, kemudian Informasi itu menyebar lebih luas di media sosial, termasuk juga Facebook.

Menariknya, meski informasi yang beredar tidak secara terang-terangan mencantumkan dan menyebutkan nama Bupati Lebong, Aryanto mengaku memiliki keyakinan berdasarkan insting, bahwa isu tersebut mengarah kepada Bupati Lebong.

“Insting saya, isu yang berkembang itu mengarah ke Bupati. Kemudian kami BMA berinisiatif meminta klarifikasi dari Bupati terkait kebenaran isu yang beredar tersebut,” kata Aryanto, Selasa (6/10/2026).

Atas dasar itu, BMA memilih tidak berspekulasi. Aryanto bersama pihak BMA kemudian mengambil langkah untuk menemui langsung Bupati Lebong guna meminta penjelasan terkait isu yang telah berkembang di tengah masyarakat tersebut.

Menurut Aryanto, klarifikasi secara langsung diperlukan agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi asumsi liar dan bias.

Setelah bertemu dan meminta penjelasan langsung kepada Bupati Lebong, Aryanto menyebut Bupati dengan tegas membantah isu mengenai pernikahan siri tersebut.

“Isu nikah siri itu tidak benar. Beliau (Azhari, red) telah membantah dan menyatakan dengan tegas atas nama Allah SWT bahwa tidak pernah melakukan nikah siri sebagaimana yang ramai di isukan,” ujar Aryanto.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, BMA menegaskan bahwa isu yang beredar dan mengarah kepada Bupati Lebong tersebut telah dibantah langsung oleh pihak yang bersangkutan.

Aryanto mengatakan, langkah BMA bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan memastikan informasi yang beredar tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Kepada seluruh masyarakat Lebong, agar berhati-hati menyebarkan informasi yang belum jelas, sehingga tidak mengganggu kenyamanan, kedamaian, dan kondusivitas masyarakat Lebong yang kita bangun selama ini,” katanya.

Namun demikian, Aryanto menambahkan, apabila di kemudian hari isu mengenai pernikahan siri tersebut terbukti benar, persoalan itu akan berkaitan dengan ketentuan serta sanksi adat yang berlaku di Kabupaten Lebong.

Dengan demikian, untuk saat ini, isu dugaan pernikahan siri yang sempat ramai diperbincangkan tersebut, telah dibantah langsung oleh Bupati Lebong melalui video klarifikasi yang disampaikan oleh pihak BMA Lebong. (FR)