DAERAHNEWSPROVINSI BENGKULU

PKB Bengkulu Bidik 35 Kursi pada Pemilu 2029, Kursi DPR RI Jadi Incaran

×

PKB Bengkulu Bidik 35 Kursi pada Pemilu 2029, Kursi DPR RI Jadi Incaran

Share this article

BENGKULU, SENTRAL NEWS.COM – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bengkulu mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Tak sekadar mempertahankan perolehan kursi legislatif, PKB membidik peningkatan signifikan dari 22 menjadi 30–35 kursi di DPRD kabupaten dan kota. Partai ini juga menjadikan kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Bengkulu sebagai salah satu target utama.

Target tersebut mengemuka dalam kegiatan orientasi politik dan pelantikan serentak pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Provinsi Bengkulu, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, H. Zainul Munasichin, yang juga anggota Komisi IX DPR RI, serta Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu, H. Zainal, M.Si.

Bagi PKB Bengkulu, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pelantikan. Konsolidasi organisasi dan penguatan kapasitas kader menjadi bagian dari persiapan menghadapi persaingan politik pada Pemilu 2029.

Zainul Munasichin menegaskan, orientasi politik menjadi bekal penting bagi pengurus yang baru dilantik untuk memahami sejarah, visi, misi, serta arah perjuangan partai. Pembekalan tersebut diharapkan mampu menyatukan langkah seluruh struktur PKB dalam mencapai target politik yang telah ditetapkan.

Tak hanya mengandalkan konsolidasi konvensional, DPP PKB juga mendorong penguatan tata kelola organisasi berbasis teknologi informasi. Melalui sistem tersebut, kinerja pengurus di tingkat wilayah hingga cabang dapat dipantau dan dievaluasi secara terukur.

“Penilaian terhadap kinerja struktur partai harus dilakukan secara objektif berdasarkan sistem, bukan berdasarkan suka atau tidak suka maupun subjektivitas,” tegas Zainul.

Ia meminta seluruh jajaran PKB Bengkulu menyusun target perolehan suara dan kursi secara rasional dengan mempertimbangkan potensi masing-masing daerah pemilihan (dapil). Dengan demikian, strategi pemenangan tidak hanya bertumpu pada optimisme, tetapi juga didukung perencanaan dan evaluasi yang terukur.

Di tingkat provinsi, PKB Bengkulu menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD dari tiga menjadi enam kursi. Sementara itu, perolehan kursi DPRD kabupaten dan kota yang saat ini berjumlah 22 ditargetkan meningkat menjadi sedikitnya 30 kursi, dengan sasaran maksimal 35 kursi.

Selain memperkuat posisi di DPRD, PKB Bengkulu juga berupaya merebut kursi DPR RI dari dapil Bengkulu. Salah satu langkah yang disiapkan adalah melakukan penjaringan bakal calon legislatif lebih awal agar partai memiliki waktu untuk memetakan kekuatan politik dan membangun dukungan masyarakat.

Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu, H. Zainal, menyambut positif pembekalan langsung dari DPP PKB. Menurutnya, kehadiran jajaran pengurus pusat menjadi dorongan bagi pengurus daerah untuk memperkuat konsolidasi dan menyusun langkah strategis menuju kontestasi politik mendatang.

Ia optimistis target peningkatan kursi dapat diperjuangkan melalui pemetaan potensi setiap dapil, penguatan struktur partai, serta kerja politik yang konsisten dan terarah.

Menurut Zainal, bertambahnya keterwakilan PKB di lembaga legislatif juga akan memperbesar peluang partai dalam menghadapi agenda politik di daerah, termasuk pemilihan kepala daerah.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Bengkulu, Herliardo, menekankan pentingnya percepatan konsolidasi hingga tingkat bawah. Seluruh pengurus DPC diminta tidak hanya memperkuat struktur secara administratif, tetapi juga aktif membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

Kerja organisasi, menurutnya, harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang mampu memperluas dukungan publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PKB.

Dengan target peningkatan kursi DPRD hingga 30–35 kursi dan ambisi merebut kursi DPR RI, PKB Bengkulu dituntut membuktikan kesiapan organisasinya melalui kerja politik yang terukur. Konsolidasi yang dimulai sejak sekarang akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan sejauh mana target tersebut dapat diwujudkan pada Pemilu 2029.