SMSI Bengkulu Tengah Audiensi dengan Kajari, Perkuat Sinergi Media dan Penegak Hukum

Bengkulu, Sentralnews.com – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan audiensi penting bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Tengah, Sri Murni, S.H., pada Rabu (3/12/2025). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat kemitraan antara organisasi media siber dan institusi penegak hukum di daerah.

Rombongan SMSI disambut langsung oleh Sri Murni, S.H., yang didampingi Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) beserta jajaran Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sejak awal.

Ketua SMSI Bengkulu Tengah, Candra Irawan, S., S.IP., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Menurutnya, audiensi ini menjadi ruang yang sangat penting bagi SMSI untuk menyampaikan aspirasi para anggotanya sekaligus memperkuat komunikasi dengan pihak Kejaksaan.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan yang begitu ramah dari Ibu Kajari dan jajaran. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk menyampaikan beberapa aspirasi kawan-kawan yang tergabung di SMSI Bengkulu Tengah,” ujar Candra.

Dalam pertemuan tersebut, SMSI Bengkulu Tengah menekankan dua poin utama, yaitu pentingnya kesetaraan dalam memperoleh akses informasi sebagai mitra kerja pemerintah dan institusi penegak hukum, serta memaparkan wacana program kerja SMSI untuk tahun 2026 mendatang.

Menanggapi hal itu, Sri Murni, S.H., menyambut baik masukan yang disampaikan. Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjelaskan berbagai program Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah yang dapat diakses oleh masyarakat, salah satunya layanan konsultasi hukum gratis.

“Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah memiliki layanan konsultasi hukum gratis untuk masyarakat, serta sejumlah program lainnya yang bertujuan memberikan pelayanan dan edukasi hukum,” ungkapnya.

Audiensi ini menjadi penanda komitmen bersama antara SMSI dan Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah dalam membangun sinergi yang sehat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Pertemuan pun ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan baik antara media dan penegak hukum.