Blitar Jatim, SentralNews.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terasa kuat di Dusun Besok Dowo, Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. DPC P-AP3I Kabupaten Blitar berkolaborasi dengan Puskesmas Udanawu menggelar bakti sosial terapi pijat gratis sebagai bentuk pelayanan kesehatan tradisional bagi masyarakat, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Musolla Baitul Muttaqin ini dimulai sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB dan disambut antusias oleh warga. Sejak pagi hari, masyarakat tampak memadati lokasi untuk mendapatkan layanan terapi pijat gratis yang ditangani langsung oleh puluhan terapis profesional dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar.
Tak hanya melibatkan terapis lokal, kegiatan ini juga menghadirkan tokoh-tokoh senior di bidang pengobatan tradisional. Di antaranya Ibu Rodiyah dari Kediri, sosok penerapi berpengalaman yang telah lama mengabdikan diri di dunia pengobatan tradisional. Hadir pula Ki Gatot dari Tulungagung, tokoh pembina Terpetta sekaligus pendiri Perkumpulan Suwuk Nuswantoro, yang turut memberikan warna dan semangat tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Kepala Puskesmas Udanawu, In Suhardi, S.Kep., Ns., mengapresiasi inisiatif DPC P-AP3I Kabupaten Blitar. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi serta sarana belajar bersama bagi para terapis.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk meningkatkan keterampilan dan pendalaman ilmu kesehatan tradisional. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Vira Nirwana, A.Md.Keb., selaku pengelola Program Kesehatan Tradisional (Kestrad) Puskesmas Udanawu. Ia mengaku senang dan merasa terbantu dengan kehadiran P-AP3I sebagai asosiasi penyehatan tradisional.
“Kami siap bekerja sama dan mendukung penuh agar kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan, bahkan melibatkan lebih banyak terapis se-Kecamatan Udanawu. Yang tidak kalah penting, para terapis juga diharapkan dapat mengurus STPT sebagai salah satu syarat dalam penyelenggaraan layanan penyehatan tradisional,” jelasnya.
Ketua P-AP3I Kabupaten Blitar, Imam Asmain, S.H.M., menyampaikan terima kasih kepada jajaran Puskesmas Udanawu atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin. Ia juga mengapresiasi tuan rumah, Ketua Takmir Masjid Al Ustadz Muhammad Yasin, serta Ketua Panitia Peringatan Isra Mikraj, Al Ustadz Muhaimin, yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut dengan baik.
Tak berhenti pada siang hari, rangkaian kegiatan di Dusun Besok Dowo berlanjut pada malam harinya dengan agenda keagamaan berupa peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Ribuan warga tampak berbondong-bondong menghadiri acara tersebut dengan penuh antusias.
Peringatan Isra Mikraj semakin khidmat dengan tausiah dari Kyai Syamsul Ma’arif Najib asal Selokajang, Srengat, Kabupaten Blitar. Suasana religius kian terasa saat salah satu qori terbaik Jawa Timur, Al Ustadz Ilzam Asrori dari Wonodadi, Kabupaten Blitar, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang memukau dan menyentuh hati para jamaah.
Kolaborasi antara layanan kesehatan tradisional dan kegiatan keagamaan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara organisasi profesi, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dalam membangun kesehatan jasmani sekaligus rohani.
Pewarta: Riyon



















