DAERAHNEWSPROVINSI BENGKULU Gubernur Helmi Hasan Keluarkan Imbauan Nataru, Utamakan Keselamatan Warga Bengkulu December 26, 2025 Share Facebook Twitter Google+ Pinterest WhatsApp Bengkulu, Sentralnews.com – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama masa liburan. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 100.2/1978/B.1/2025 tentang Imbauan Menyambut Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi akan melanda wilayah Provinsi Bengkulu. Dalam surat edaran itu, Helmi Hasan menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama momentum Nataru. Imbauan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 300.2.8/933N/SJ tertanggal 18 November 2025 terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, serta merujuk pada peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Bengkulu yang menyebutkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di seluruh wilayah provinsi. “Seluruh wilayah Provinsi Bengkulu diidentifikasi berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan,” demikian bunyi edaran tersebut. Sehubungan dengan hal itu, Gubernur Bengkulu mengimbau masyarakat untuk: Meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas, baik di darat, laut, maupun udara. Menghindari lokasi rawan bencana, khususnya kawasan pantai yang berpotensi mengalami gelombang dan ombak tinggi. Melaksanakan gotong royong secara berkala dengan membersihkan saluran air dan drainase guna mencegah banjir. Mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan keagamaan, sesuai ajaran agama masing-masing. Bagi umat Islam, diimbau melaksanakan zikir, istigasah, dan doa bersama. Tidak merayakan malam Tahun Baru secara berlebihan, termasuk meniup terompet, menyalakan kembang api atau petasan, serta aksi kebut-kebutan di jalan raya. Pemilik tempat hiburan dan pengelola wisata diminta tidak memfasilitasi perayaan pergantian tahun yang berlebihan. Gubernur Helmi Hasan berharap seluruh elemen masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama libur Nataru. “Imbauan ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tutupnya.