Bangun Generasi Tangguh, Desa Pucuksari Gelar Penyuluhan Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba

Kendal,Sentralnews.com – Pemerintah Desa Pucuksari bersama, Polsek/BNN/Karang Taruns menggelar kegiatan penyuluhan intensif mengenai pencegahan kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Bertempat di Balai Desa Pucuksari,senin 29 Desember 2025 kegiatan ini diikuti oleh puluhan remaja, perwakilan pelajar, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respon preventif terhadap tantangan sosial yang dihadapi generasi muda di era digital, sekaligus komitmen menjadikan Desa Pucuksari sebagai wilayah “Bersinar” (Bersih Narkoba).

Fokus Utama Penyuluhan
Penyuluhan ini membedah dua isu krusial yang saling berkaitan:
Edukasi Kenakalan Remaja:
Memberikan pemahaman mengenai batasan hukum dan dampak sosial dari tawuran, balap liar, serta perundungan (bullying).

Menekankan pentingnya manajemen emosi dan pemilihan lingkungan pergaulan yang positif.
Peringatan Bahaya Narkoba:
Pemaparan jenis-jenis narkotika baru yang sering menyasar anak muda.
Penjelasan dampak fatal narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, serta masa depan hukum bagi pengguna maupun pengedar.

Pernyataan Pihak Terkait
Kepala Desa Pucuksari,Kades Sucipto mulyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa remaja adalah aset terpenting desa.
“Kami ingin remaja Desa Pucuksari tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga memiliki karakter yang kuat dan berani berkata ‘Tidak’ pada narkoba. Lingkungan yang sehat dimulai dari kesadaran diri masing-masing remaja,” ujarnya.

Sementara itu,Kapolsek AKP Yulianto selaku pemateri menambahkan, “Modus penyebaran narkoba saat ini semakin beragam. Kami membekali para remaja dengan kemampuan deteksi dini agar mereka tidak mudah tergiur oleh bujuk rayu pihak yang tidak bertanggung jawab.”

Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk sinergi antara orang tua, perangkat desa, dan aparat penegak hukum dalam mengawasi aktivitas remaja. Sebagai tindak lanjut, Desa Pucuksari berencana mengaktifkan kembali berbagai kegiatan positif melalui Karang Taruna, seperti pelatihan keterampilan dan kompetisi olahraga, guna mengalihkan energi remaja ke hal-hal produktif.

Kabiro Jateng
Doni Kurniawan