Bencoolen Mall Masuk Daftar Penyumbang Sampah Terbesar di Kota Bengkulu

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Aldi

Bengkulu, Sentralnews.com – Persoalan sampah di Kota Bengkulu masih menjadi pekerjaan rumah serius. Setiap hari, sekitar 400 ton sampah dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air Sebakul, meski berbagai kebijakan pengelolaan telah diterapkan pemerintah daerah.

Pemerintah Kota Bengkulu sejak akhir 2022 sebenarnya telah menggalakkan pengelolaan sampah berbasis Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Namun, upaya tersebut dinilai belum mampu menekan laju produksi sampah, baik dari rumah tangga maupun sektor industri.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Afriyenita, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Aldi, mengungkapkan bahwa sektor industri masih menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar. Salah satunya berasal dari pusat perbelanjaan Bencoolen Mall.

“Bencoolen Mall itu setiap hari menghasilkan sampah sekitar 6 sampai 7 kubik per hari, dan seluruhnya kami angkut ke TPA Air Sebakul,” ujar Aldi kepada Infonegeri, Jumat (23/1/2026).

Menurut Aldi, saat ini pihak pengelola Bencoolen Mall telah menjalin kerja sama resmi dengan DLH Kota Bengkulu untuk pengangkutan sampah. Sampah yang dihasilkan pun sudah melalui proses pemilahan sejak dari sumber.

“Sampah dari Bencoolen Mall sudah dipilah, sehingga memudahkan petugas saat pengangkutan,” jelasnya.

Saat ditanya terkait kontribusi pengelolaan sampah sebelum keberadaan fasilitas TPA saat ini, Aldi menyebutkan bahwa sebelumnya belum ada pengelolaan khusus karena Bencoolen Mall. Namun kini, langkah pemilahan sampah dinilai cukup membantu proses penanganan.

“Kontribusinya saat ini ya pemilahan sampah itu,” singkat Aldi.