Demi Panen Lebih Baik, Satgas TMMD Percepat Pembangunan Sumur Bor Irigasi Sawah

BOJONEGORO – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat terus dilakukan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro melalui pembangunan sumur bor di Dusun Bekatul, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pada Kamis (23/7/2026), personel Satgas bersama warga melanjutkan pengerjaan sumur bor yang diproyeksikan menjadi sumber air untuk mendukung irigasi sawah. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu petani mendapatkan pasokan air yang lebih stabil demi meningkatkan hasil panen.

 

Pembangunan sumur bor menjadi salah satu sasaran fisik TMMD yang memiliki manfaat strategis bagi masyarakat pedesaan. Personel Satgas bersama warga terus bekerja secara gotong royong menyelesaikan setiap tahapan pembangunan dengan penuh ketelitian. Dengan tersedianya sumber air tambahan, petani Dusun Bekatul tidak lagi terlalu bergantung pada kondisi cuaca, terutama saat musim kemarau yang sering menyebabkan berkurangnya pasokan air untuk lahan pertanian.

 

Salah satu personel Satgas TMMD Ke-129 menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor merupakan bentuk dukungan TNI terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami berupaya mempercepat pembangunan sumur bor ini agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga. Air yang tersedia nantinya akan membantu pengairan sawah sehingga petani dapat lebih optimal dalam mengelola lahannya. Namun, percepatan tetap kami lakukan dengan memperhatikan kualitas agar fasilitas ini dapat bertahan lama,” ujarnya. Sementara itu, salah seorang petani Dusun Bekatul menyampaikan apresiasi atas perhatian Satgas TMMD.

 

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan sumur bor ini. Bagi petani, air adalah faktor utama. Semoga setelah selesai nanti, sawah kami mendapatkan pengairan yang cukup sehingga hasil panen bisa lebih baik,” tuturnya.

 

Pembangunan sumur bor melalui TMMD Ke-129 menjadi langkah nyata dalam mendukung sektor pertanian masyarakat Desa Kesongo. Dari sumber air yang dibangun, tersimpan harapan besar untuk peningkatan produktivitas sawah dan kesejahteraan petani. Sinergi antara Satgas TMMD dan warga menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih kuat ketika dilakukan bersama, demi menciptakan desa yang lebih mandiri dan berdaya.