BOJONEGORO – Peluh yang mengalir dari personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro dan masyarakat Desa Kesongo menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi warga Dusun Krebet. Pada Selasa (4/8/2026), pembangunan saluran drainase sepanjang 330 meter terus dipercepat sebagai salah satu sasaran fisik TMMD. Infrastruktur tersebut dihadirkan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi banjir dan genangan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat saat musim penghujan.
Sejak pagi, prajurit TNI dan warga bergotong royong memasang beton pracetak u-ditch dengan penuh ketelitian. Di tengah cuaca yang cukup panas, semangat kebersamaan tetap terjaga. Tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat, semuanya bekerja dalam satu tujuan, yaitu menghadirkan saluran drainase yang kokoh, berfungsi optimal, dan mampu memberikan manfaat bagi desa dalam jangka panjang.
Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan bahwa setiap sasaran pembangunan TMMD dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. “Kami berharap drainase ini menjadi solusi yang mampu mengurangi risiko banjir dan genangan air, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Setiap tetes peluh yang kami curahkan hari ini merupakan bentuk pengabdian untuk kesejahteraan warga,” ujar salah satu personel Satgas TMMD.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan yang tengah berlangsung. “Kami melihat sendiri semangat Satgas TMMD dan warga yang bekerja tanpa mengenal lelah. Drainase ini menjadi harapan besar bagi masyarakat karena akan memberikan perlindungan dari genangan air sekaligus menjadikan lingkungan desa lebih tertata dan sehat,” tuturnya.
Pembangunan drainase sepanjang 330 meter melalui TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menjadi bukti bahwa pengabdian yang dilakukan dengan semangat gotong royong akan melahirkan manfaat nyata. Dari setiap peluh yang tercurah, kini tumbuh harapan baru menuju Desa Kesongo yang lebih aman, bebas banjir, dan memiliki infrastruktur yang semakin berkualitas.

