Bengkulu, Sentralnews.com – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Anita Andriani, S.Sos., M.Si., menggelar reses Masa Sidang I Tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu IV, yang mencakup Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 24 hingga 28 Februari 2025, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan serta usulan langsung kepada wakil rakyat.
Kegiatan reses dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Nangai Tayau, Kecamatan Amen, dan Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara. Di sana, masyarakat mengungkapkan berbagai permasalahan yang mereka hadapi:
1. Kelangkaan pupuk subsidi:
Petani di wilayah tersebut mengeluhkan kelangkaan dan keterbatasan pupuk bersubsidi, yang berdampak signifikan pada produktivitas pertanian. Mereka berharap ada pemerataan distribusi serta penambahan kuota pupuk subsidi agar hasil panen tetap optimal.
2. Dampak banjir di aliran Sungai Air Kotok:
Warga yang tinggal di sekitar Sungai Air Kotok menyatakan kekhawatiran terhadap banjir yang sering terjadi, merusak lahan pertanian dan infrastruktur. Usulan untuk pembangunan tanggul serta pengerukan sungai diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
3. Bantuan bibit unggul dan pengembangan peternakan:
Selain pupuk, petani juga mendesak kebutuhan bantuan bibit unggul demi meningkatkan hasil pertanian. Para peternak berharap adanya program pengembangan peternakan, yang mencakup pendampingan teknis dan bantuan fasilitas dari pemerintah.
4. Kejelasan status tenaga honorer:
Sejumlah tenaga honorer yang telah dirumahkan menyampaikan aspirasi tentang kejelasan status kepegawaian mereka. Mereka mengharapkan solusi dari pemerintah, baik berupa pengangkatan kembali maupun skema kompensasi yang adil.
Anita Andriani menegaskan bahwa reses ini adalah wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi. Ia berkomitmen untuk mengusulkan solusi atas keluhan yang disampaikan serta memastikan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan di daerah tersebut.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dan ditindaklanjuti, demi kesejahteraan dan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Lebong.