BOJONEGORO – Semangat literasi mulai tumbuh semakin kuat di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, melalui program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan kegiatan yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Bimbingan Literasi dan Layanan Terpadu Perpustakaan Desa (LTPD) yang digelar di Balai Desa Kesongo pada Selasa (4/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 40 peserta yang terdiri atas kader PKK, perangkat desa, serta mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) dan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri). Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menumbuhkan budaya membaca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui Program PINTAR, lebih dari 150 buku baru diserahkan untuk memperkaya koleksi Perpustakaan Desa Kesongo. Selain itu, Mobil Perpustakaan Keliling turut hadir memberikan akses bacaan yang lebih mudah bagi masyarakat. Berbagai pilihan buku, mulai dari pengetahuan umum, keterampilan, hingga bacaan hiburan, diharapkan mampu menarik minat warga untuk terus belajar dan memperluas wawasan.
Salah seorang warga, Devi, mengapresiasi hadirnya gerakan literasi dalam rangka TMMD ke-129. Menurutnya, buku tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membantu masyarakat memahami berbagai pengetahuan baru tentang dunia luar. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, masyarakat, dan kalangan akademisi, Desa Kesongo kini menyalakan api literasi yang diharapkan terus berkembang dan menjadi penerang bagi generasi penerus menuju masa depan yang lebih maju.



