KALIMANTAN UTARANEWS

Walikota Serahkan Bantu Pasca Kebakaran RT 12 Bagi Warga Jembatan Bongkok

×

Walikota Serahkan Bantu Pasca Kebakaran RT 12 Bagi Warga Jembatan Bongkok

Share this article

Tarakan, Sentralnews.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyerahkan secara resmi bantuan dari Pemerintah Kota Tarakan bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran RT 21 Jembatan Bongkok Kelurahan Karang Anyar Pantai.

Penyerahan ini dilaksanakan secara simbolis di Posko Tanggap Darurat Bencana SDN 019 RT 21 Kelurahan Karang Anyar Pantai disaksikan oleh warga masyarakat terdampak, unsur perangkat daerah, dan lembaga/organisasi yang terlibat.

Adapun bantuan yang diberikan pada kesempatan ini berupa uang tunai, perlengkapan rumah tangga, bahan pangan, dan logistik lainnya baik yang bersumber dari Pemerihtah Pusat, Pemerintah Daerah, dan bantuan dari lembaga serta masyarakat.

Dan Khusus untuk uang tunai, Pemkot Tarakan menyerahkan bantuan sesuai kategori yaitu pemilik, penyewa, dan keluarga yang menumpang.

Di samping itu, bantuan yang dihimpun melalui Pemkot Tarakan sebesar Rp 448.896.000,- dibagikan secara merata bagi 128 Kepala Keluarga terdampak bencana.

Melalui penyerahan ini, Wali Kota dalam pernyataannya mengutarakan harapannya semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga terdampak dan juga membantu untuk melanjutkan kehidupan.

Penanganan bencana ini tidak selesai sampai di sini saja, Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemkot akan melakukan penataan di kawasan eks kebakaran, “saya sudah minta dinas terkait untuk penataannya,” terangnya.

Di samping itu, dengan berakhirnya masa tanggap darurat bencana hari ini, Wali Kota juga menutup secara resmi posko penanggulangan bencana yang telah beroperasi selama seminggu terakhir.

“Mohon maaf jika selama tanggap darurat bencana ini terdapat hal yang dirasa kurang, termasuk dalam hal kenyamanan, mengingat tinggal di tenda. Semoga dengan bantuan yang ada dapat digunakan untuk mencari tempat tinggal yang baru.

Mudah-mudahan diberikan rejeki yang lebih banyak dari yang hilang,” ujar Wali Kota mendoakan. (As.

DAERAH

Bengkulu bukan daerah yang miskin air. Hujan relatif sering turun. Sungai tersedia. Kawasan hutan masih menjadi bagian penting dari bentang alam. Daerah pegunungan dan kawasan tangkapan air juga menjadi modal alami bagi keberlanjutan sumber daya air. Namun ketika musim kering datang, pertanyaan tentang ketersediaan air kembali muncul….