Seluma, Sentralnews.com — Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) dan Musda ke-II Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten Seluma sukses digelar di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Seluma, Sabtu (8/8/2026).
Musda tersebut menghasilkan lima presidium MD KAHMI Seluma. Berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat presidium, Pujo Santoso dipercaya sebagai Koordinator Presidium (Koorpres).
Selain Pujo Santoso, empat presidium MD KAHMI Seluma lainnya yakni Ari Rinanda, Ade Mahardika, Anton Supriant, dan Delfan Eko Putra.
Sementara itu, Musda FORHATI Seluma menetapkan tiga presidium, yakni Arya Listari Siregar, Heria Novita, dan Mela Khairi.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto. Turut hadir Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Bengkulu Dr. Elfahmi Lubis, M.Pd., Kapolres Seluma, perwakilan Forkopimda Kabupaten Seluma, sejumlah organisasi kemasyarakatan, peserta KAHMI dan FORHATI, serta kader HMI Cabang Bengkulu.
Dalam sambutannya, Gustianto mengapresiasi terselenggaranya Musda KAHMI dan FORHATI Kabupaten Seluma. Menurutnya, Musda tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat silaturahmi, konsolidasi organisasi, serta menyatukan gagasan dalam menjalankan program ke depan.
“Musda ini bukan hanya sebagai agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, menyatukan gagasan, dan melahirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Seluma,” ujar Gustianto.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Seluma membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
“Kami berharap KAHMI dan FORHATI dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, memberikan pemikiran, kritik yang konstruktif, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Mari bersama-sama kita berkontribusi untuk mewujudkan Kabupaten Seluma yang semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.
Musda Seluma Jadi Agenda Terakhir Jelang Muswil KAHMI Bengkulu
Sementara itu, Koordinator Presidium MW KAHMI Bengkulu, Dr. Elfahmi Lubis, M.Pd., mengatakan Musda KAHMI dan FORHATI Kabupaten Seluma menjadi agenda terakhir di tingkat daerah sebelum pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Bengkulu yang direncanakan berlangsung pada September 2026.
Menurut Elfahmi, Musda di tingkat kabupaten/kota merupakan bagian penting dari konsolidasi organisasi sekaligus momentum untuk mengevaluasi program kerja dan menyusun arah organisasi ke depan.
“Musda MD KAHMI ini merupakan amanat organisasi dan bagian dari siklus kepengurusan KAHMI di tingkat kota dan kabupaten. Alhamdulillah, Musda ke-III MD KAHMI dan Musda ke-II FORHATI Seluma berjalan lancar. Sudah terpilih lima presidium MD KAHMI dan tiga presidium FORHATI,” terang Elfahmi.
Ia menambahkan, dengan selesainya Musda KAHMI Seluma, seluruh kepengurusan MD KAHMI di tingkat daerah telah terbentuk. Tahapan selanjutnya yakni penerbitan surat keputusan (SK) kepengurusan sebelum memasuki pelaksanaan Muswil KAHMI Bengkulu.
“Dengan selesainya Musda KAHMI Seluma, seluruh kepengurusan MD di tingkat daerah sudah terbentuk. Ke depan tinggal proses penerbitan SK sebelum pelaksanaan Muswil KAHMI Bengkulu,” jelasnya.
Namun, Elfahmi menyebut setelah pelaksanaan Muswil KAHMI Bengkulu, masih terdapat empat daerah yang dijadwalkan melaksanakan Musda, yakni KAHMI Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Lebong, dan Rejang Lebong.
Panitia Muswil Ditargetkan Terbentuk Agustus
Terkait persiapan Muswil KAHMI Bengkulu, Elfahmi mengatakan MW KAHMI Bengkulu telah melakukan pembahasan awal dan menargetkan pembentukan panitia pada Agustus 2026.
Panitia nantinya akan mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis dan administrasi guna memastikan pelaksanaan Muswil berjalan lancar. Muswil KAHMI Bengkulu sendiri direncanakan digelar pada September 2026.
“Dengan terbentuknya kepengurusan MD KAHMI di daerah, kita berharap lahir kepengurusan yang solid, progresif, dan memiliki komitmen kuat untuk terus berkontribusi. Peran KAHMI harus dapat dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya,” pungkas Elfahmi.
Dengan terpilihnya lima presidium MD KAHMI Seluma dan tiga presidium FORHATI Seluma, diharapkan roda organisasi ke depan semakin solid dan mampu memperkuat peran alumni HMI dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta masyarakat Kabupaten Seluma.











