TMMD

Olahraga Jadi Perekat Kebersamaan, TMMD Ke-129 Gelar Turnamen Voli HUT RI

×

Olahraga Jadi Perekat Kebersamaan, TMMD Ke-129 Gelar Turnamen Voli HUT RI

Share this article

BOJONEGORO – Semangat Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, melalui penyelenggaraan turnamen bola voli yang digelar dalam rangkaian kegiatan nonfisik TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Kegiatan yang berlangsung di lapangan depan Balai Desa Kesongo pada Sabtu (1/8/2026) tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bojonegoro, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias memadati arena pertandingan.

 

Turnamen bola voli diikuti oleh tim-tim dari berbagai dusun di Desa Kesongo. Selain menjadi ajang kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat sepanjang pertandingan, di mana para pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya, sementara masyarakat memberikan dukungan dengan tertib dan penuh antusias.

 

Dan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa olahraga menjadi media yang efektif untuk memperkuat persatuan masyarakat. “Melalui turnamen bola voli ini kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan, mempererat hubungan antarwarga, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Inilah salah satu bentuk kegiatan nonfisik TMMD yang menyentuh langsung kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

 

Salah seorang warga Desa Kesongo, Bapak Suyanto, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan turnamen tersebut. “Kegiatan ini sangat positif karena bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuat warga semakin akrab dan kompak. Kami merasa HUT RI tahun ini lebih meriah berkat adanya turnamen bola voli yang digelar bersama Satgas TMMD,” ungkapnya. Melalui kegiatan olahraga yang penuh semangat persaudaraan, TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan kebersamaan, persatuan, dan semangat nasionalisme masyarakat.