Lebong. Sentralnews.com – Isu mengenai dugaan diamankannya sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong oleh pihak Kejaksaan Agung RI masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Hingga saat ini, informasi yang beredar tersebut belum mendapat penjelasan resmi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Lebong, Harold Marnangkoko Marbungaran Marhara Manurung, SH., MH., sempat membantah kabar yang menyebut adanya tindakan dari pihak Kejaksaan Agung terhadap sejumlah pejabat Kejari Lebong.
Saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, ia menyampaikan bahwa pejabat yang dimaksud sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) di Jakarta.
“Tidak ada, sedang diklat di Jakarta,” ujarnya kepada awak media melalui pesan WhatsApp.
Namun, setelah beberapa hari berlalu, upaya konfirmasi lanjutan yang dilakukan awak media terkait perkembangan informasi tersebut belum memperoleh tanggapan. Pesan yang disampaikan kepada Kasi Intel Kejari Lebong hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan respons.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, isu yang berkembang masih menjadi perhatian publik, sementara penjelasan resmi dari pihak yang memiliki kewenangan menyampaikan informasi belum juga disampaikan.
Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Fri Wisdom S. Sumbayak, SH., pernah mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya terkait institusi kejaksaan.
Menurutnya, penyampaian informasi resmi mengenai kondisi maupun kegiatan internal kejaksaan hanya dapat dilakukan oleh pejabat yang berwenang. Untuk tingkat Kejaksaan Negeri, informasi tersebut disampaikan melalui Kasi Intelijen, sedangkan untuk tingkat Kejaksaan Tinggi melalui Kasi Penkum.
“Sumber informasi yang valid hanya dari pejabat yang berwenang, yaitu Kasi Intel di daerah dan Kasi Penkum di Kejati. Jadi saya sampaikan informasi itu tidak benar dan tidak ada kegiatan pengamanan apa pun dari Kejati,” jelas Kasi Penkum Kejati Bengkulu melalui pesan WhatsApp.
Di tengah belum adanya kepastian mengenai berbagai informasi yang beredar, muncul kabar lain yang turut menjadi perhatian publik. Publik kembali dibuat bertanya-tanya setelah beredar informasi bahwa kursi jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong dikabarkan kini dijalankan oleh seorang Pelaksana Harian (Plh).
Kabar tersebut sontak menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Pasalnya, informasi mengenai keberadaan Plh Kajari muncul saat perhatian publik masih tertuju pada isu yang sebelumnya ramai diperbincangkan. Kondisi ini memunculkan beragam tanda tanya di kalangan masyarakat mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Berdasarkan informasi yang beredar, jabatan Kajari Lebong disebut-sebut saat ini dijalankan oleh Dr. Denny Agustian, SH., MH. Namun demikian, hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Lebong mengenai status maupun dasar penunjukan tersebut.
Minimnya informasi resmi yang beredar membuat rasa penasaran publik semakin meningkat. Sejumlah pihak menilai penjelasan terbuka dari institusi terkait diperlukan agar berbagai isu yang berkembang tidak menimbulkan persepsi maupun asumsi yang berlebihan di tengah masyarakat.
Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, pada Jumat (19/6/2026), awak media kembali melakukan upaya konfirmasi kepada pihak Kejaksaan Negeri Lebong, termasuk terkait kabar penunjukan Plh Kajari tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, Kasi Intel Kejari Lebong belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan.
Karena itu, seluruh informasi yang berkembang terkait isu dugaan pengamanan sejumlah oknum pejabat Kejari Lebong maupun kabar mengenai pengisian jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Lebong masih menunggu penjelasan dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.
Media ini tetap berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang. Masyarakat pun kini menantikan klarifikasi resmi yang dapat memberikan kepastian atas berbagai informasi yang berkembang dalam beberapa hari terakhir. (FR)




















