Lebong, Sentralnews.com – Pemerintah Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun 2026 untuk periode Januari hingga Juni. Menariknya, pada penyaluran kali ini hanya terdapat satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dinilai memenuhi seluruh kriteria penerima bantuan, Jum’at (26/6/2026).
Penerima bantuan tersebut adalah Suna, warga lanjut usia berusia sekitar 80 tahun yang saat ini mengalami sakit menahun dan kondisi fisik yang semakin renta. Karena keterbatasan kesehatannya, bantuan tidak diserahkan di balai desa, melainkan langsung di kediamannya sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya.

Suna menerima bantuan sebesar Rp1.800.000, yang merupakan akumulasi BLT-DD selama enam bulan, dengan besaran Rp300 ribu per bulan.
Penyaluran bantuan turut disaksikan oleh pihak Kecamatan Lebong Atas, perangkat Desa Tik Tebing, serta anggota BPD sebagai bentuk pengawasan agar proses penyaluran berlangsung transparan dan tepat sasaran.
Meski hanya satu warga yang menerima BLT-DD, kondisi tersebut justru menjadi gambaran bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Tik Tebing terus mengalami peningkatan. Pemerintah desa menilai sebagian besar warga kini telah mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga tidak lagi masuk dalam kategori penerima bantuan sosial dari Dana Desa.
Kepala Desa Tik Tebing, Kulman Jaya, mengatakan bahwa BLT Dana Desa bukan sekadar bantuan tunai, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tetap mendapat perhatian.
“Kami berupaya agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran. Karena itu, setelah melalui proses pendataan dan musyawarah desa, hanya satu warga yang memenuhi seluruh kriteria penerima BLT Dana Desa tahun ini,” ujar Kulman Jaya.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut juga menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat Desa Tik Tebing secara umum semakin membaik.
“Alhamdulillah, ini menjadi indikator yang positif. Semakin sedikit warga yang menerima BLT bukan berarti bantuan dikurangi, tetapi karena mayoritas masyarakat sudah memiliki kondisi ekonomi yang mulai lebih baik. Namun bagi warga yang benar-benar membutuhkan, pemerintah desa tetap hadir dan tidak akan menutup mata,” katanya.
Kulman juga berharap bantuan yang diterima Suna dapat meringankan beban hidup sehari-hari, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok dan biaya pengobatan.
“Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membeli kebutuhan sehari-hari maupun keperluan kesehatan. Nilainya mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban beliau,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Tik Tebing akan terus mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan kepedulian sosial dalam setiap program yang dijalankan.
“Tidak boleh ada warga yang benar-benar membutuhkan kemudian terabaikan. Kami akan terus melakukan pendataan secara objektif agar setiap program bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh mereka yang paling berhak,” tegasnya.
Penyaluran BLT-DD Tahap I berlangsung dengan baik dan lancar, sederhana, dan penuh rasa kekeluargaan. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kepedulian terhadap warga lanjut usia dan kelompok rentan tetap menjadi tanggung jawab bersama.
Pemerintah Desa Tik Tebing berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga, sehingga pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari perhatian terhadap sesama yang membutuhkan. (FR)




















