BOJONEGORO – Satgas TMMD ke-129 terus mengedepankan ketelitian dalam setiap tahapan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Wagini di Dusun Krisik, RT 10/RW 04, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pada Sabtu (18/7/2026), personel Satgas melakukan penghitungan kebutuhan pembesian sebagai persiapan pembangunan rangka dan pondasi agar proses renovasi berjalan sesuai dengan perencanaan teknis.
Selain menghitung jumlah dan ukuran besi tulangan yang akan digunakan, Satgas juga merapikan tumpukan kayu hasil pembongkaran sehingga area kerja menjadi lebih aman dan tertata. Ketelitian dalam pengukuran dan penghitungan material dilakukan untuk memastikan setiap komponen konstruksi terpasang sesuai spesifikasi, sehingga bangunan memiliki struktur yang kuat dan tahan lama.
Salah seorang personel Satgas TMMD menjelaskan bahwa penghitungan pembesian merupakan tahapan penting sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. “Kami memastikan seluruh kebutuhan besi tulangan dihitung dengan cermat agar proses pembangunan berjalan lancar dan hasilnya sesuai standar. Dengan perencanaan yang baik, renovasi RTLH ini diharapkan selesai tepat waktu serta menghasilkan rumah yang kokoh dan layak huni,” ujarnya.
Sementara itu, warga yang turut membantu mengapresiasi cara kerja Satgas yang mengutamakan ketelitian di setiap proses pembangunan. Menurutnya, persiapan yang matang akan menghasilkan bangunan yang lebih berkualitas. Melalui kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat, renovasi RTLH Ibu Wagini diharapkan segera rampung sehingga dapat memberikan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan lebih layak bagi penerima manfaat.

















