Tulang Bawang, Sentralnews.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang kembali mencatatkan langkah strategis di bidang kesehatan. Di bawah kepemimpinan Bupati Tulang Bawang, daerah ini menjadi kabupaten pertama di Provinsi Lampung yang melaksanakan program skrining jantung rematik bagi pelajar sebagai upaya nyata melindungi kesehatan generasi muda sejak dini.
Program yang dijalankan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan preventif. Skrining dilakukan untuk mendeteksi secara dini potensi penyakit jantung rematik sehingga penanganan dapat dilakukanang Bawang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan pencegahan. lebih cepat dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Inisiatif ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan pencegahan. Langkah tersebut sekaligus menempatkan Tulang Bawang sebagai pelopor inovasi layanan kesehatan di Provinsi Lampung.
Bupati Tulang Bawang menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai dengan memastikan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, tumbuh dalam kondisi sehat. Karena itu, berbagai program deteksi dini penyakit terus did jantung rematik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Selain itu, hasil skrining juga menjadi dasar penyorong agar mampu menjangkau masyarakat secara luas.
Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan, program skrining jantung rematik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Selain itu, hasil skrining juga menjadi dasar penyusunan langkah penanganan dan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program promotif dan preventif sebagai bagian dari visi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas. Keberhasilan menjadi pelopor skrining jantung rematik di Lampung diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan.



















