Pemkab Tulang Bawang Pelopor Skrining Jantung Rematik di Lampung, Wujud Nyata Investasi Kesehatan Generasi Muda

Tulang Bawang, Sentralnews.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Skrining Rheumatic Heart Disease (RHD) atau penyakit jantung rematik di SDN 1 Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar Tama, Jumat (25/7/2026).

Program yang menjadi pelaksanaan skrining jantung rematik pertama di Provinsi Lampung ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI). Langkah tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada investasi kesehatan generasi penerus bangsa.

Ratusan siswa mengikuti pemeriksaan ekokardiografi (USG jantung) secara gratis untuk mendeteksi sejak dini potensi penyakit jantung rematik yang sering berkembang tanpa gejala pada anak-anak. Melalui deteksi dini, risiko komplikasi dapat ditekan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., Ketua Yayasan Jantung Indonesia Pusat Iwet Ramadhan, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hankam Hasan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang terus mendorong penguatan layanan kesehatan yang berorientasi pada pencegahan melalui deteksi dini.

“Pencegahan dan deteksi dini merupakan langkah krusial untuk menjaga kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Hankam Hasan.

Menurutnya, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memastikan anak-anak tumbuh sehat agar kelak menjadi sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu bersaing di masa depan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi kunci dalam menemukan penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Dengan pemeriksaan yang tepat, apabila ditemukan indikasi penyakit, maka dapat segera dilakukan penanganan dan tindak lanjut,” ujarnya.

Pelaksanaan skrining ini menjadi bukti kuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Yayasan Jantung Indonesia, tenaga kesehatan, dan dunia pendidikan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi para siswa, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran orang tua dan lingkungan sekolah mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak usia dini.

Melalui berbagai program promotif dan preventif, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang sehat sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Keberhasilan menjadi pelopor skrining penyakit jantung rematik di Provinsi Lampung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memperluas layanan kesehatan berbasis pencegahan demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.