BOJONEGORO – Suasana penuh kekompakan terlihat dalam proses renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Tini di RT 21 RW 09, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pada Minggu (19/7/2026) malam, personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro bersama warga bekerja secara gotong royong dengan pembagian tugas yang jelas. Satu orang fokus mengaduk adonan perekat, sementara personel lainnya memasang hebel untuk mempercepat penyelesaian pembangunan rumah.
Pengerjaan malam hari dilakukan sebagai bentuk upaya mengejar target Program TMMD. Karena tukang bangunan memiliki pekerjaan lain pada siang hari, waktu malam dimanfaatkan untuk melanjutkan proses renovasi. Empat personel Satgas TMMD bersama dua warga bahu-membahu menyusun hebel hingga mencapai bagian atas dinding. Kerja sama yang terjalin membuat proses pembangunan tetap berjalan lancar meskipun dilakukan di bawah penerangan lampu.
Salah seorang anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa kekompakan dan komunikasi menjadi kunci utama dalam mempercepat pekerjaan. “Setiap orang memiliki peran masing-masing. Ada yang menyiapkan adonan, ada yang memasang hebel, dan ada yang membantu menyiapkan material. Dengan pembagian tugas seperti ini, pekerjaan menjadi lebih efektif. Kami ingin memastikan renovasi rumah Ibu Tini berjalan sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi pemiliknya,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang turut membantu mengaku bangga dapat berkolaborasi bersama personel Satgas TMMD. Menurutnya, kebersamaan tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. “Kami melihat sendiri bagaimana bapak-bapak TNI bekerja dengan penuh semangat. Meskipun malam hari, semua tetap kompak. Kami ikut membantu karena ingin rumah Ibu Tini cepat selesai dan menjadi tempat tinggal yang lebih aman serta nyaman,” tuturnya.
Semangat yang terus menyala hingga malam hari menjadi gambaran bahwa pengabdian tidak mengenal waktu ketika tujuan utamanya adalah memberikan manfaat bagi masyarakat.

















