BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan silaturahmi antara TNI dengan rakyat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan doa bersama dan syukuran yang digelar Satgas TMMD bersama warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, bertempat di rumah Ketua RT Sukadi, RT 13/RW 06, Dusun Krebet, Desa Kesongo.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat duduk bersama memanjatkan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan program TMMD. Doa bersama tersebut juga menjadi harapan agar seluruh rangkaian kegiatan yang masih berjalan diberikan kemudahan, keselamatan bagi seluruh personel dan warga yang terlibat, serta membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Kesongo.
Salah seorang anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari kedekatan yang terbangun bersama masyarakat. “Melalui kegiatan seperti doa bersama ini, kami semakin merasakan kekeluargaan dengan warga. TMMD adalah bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, sehingga hubungan baik dan kebersamaan menjadi bagian penting yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 13/RW 06 Dusun Krebet, Sukadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Satgas TMMD selama berada di tengah masyarakat. “Kami merasa bangga dan senang bisa bersama-sama dengan bapak-bapak TNI. Tidak hanya membantu pembangunan, tetapi juga ikut berbaur dalam kegiatan masyarakat. Doa bersama ini menjadi bukti bahwa TMMD mampu mempererat hubungan antara warga dan TNI,” tuturnya.
Melalui kegiatan doa bersama dan syukuran tersebut, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro bersama warga Desa Kesongo menunjukkan bahwa pembangunan sejati tidak hanya berupa perubahan fisik, tetapi juga tumbuhnya rasa persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.


















