BOJONEGORO – Harapan baru mulai tumbuh di kediaman Ibu Tini, warga RT 21/RW 09 Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, seiring pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro. Pada Selasa (21/7/2026), Satgas TMMD terus melanjutkan pemasangan hebel yang secara bertahap menggantikan dinding lama berbahan kayu dan anyaman bambu. Perubahan tersebut membuat wajah rumah Ibu Tini semakin menunjukkan bentuk hunian yang lebih layak, kuat, dan nyaman.
Salah seorang anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa proses penggantian dinding dilakukan dengan penuh ketelitian agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik. “Kami memasang hebel secara bertahap sesuai ukuran dan kebutuhan setiap ruangan. Setiap sekatan juga diperkuat dengan besi bertulang agar konstruksi rumah lebih kokoh. Material lama yang sudah tidak layak secara perlahan kami ganti dengan bangunan yang lebih permanen,” ujarnya.
Dari bagian dalam rumah, perubahan mulai terlihat jelas. Hebel telah terpasang pada sejumlah bagian dinding hingga mendekati gawang pintu dan jendela, sementara sekatan ruangan mulai terbentuk. Lantai yang masih berupa tanah menjadi bagian dari proses pembangunan menuju hunian baru, sedangkan dapur sederhana yang sebelumnya menggunakan dinding kayu dan bambu juga dipersiapkan untuk beralih menggunakan dinding hebel. Ibu Tini mengaku sangat bersyukur melihat rumahnya mulai berubah. “Saya sangat bahagia melihat rumah ini semakin baik. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah membantu mewujudkan harapan keluarga kami,” ungkapnya.
Sebagai bentuk transparansi pelaksanaan program, papan nama kegiatan TMMD telah terpasang di depan rumah sebagai informasi kepada masyarakat terkait sasaran pembangunan RTLH. Melalui kerja keras Satgas TMMD, dukungan pemerintah desa, dan semangat gotong royong warga, rumah Ibu Tini terus bertransformasi menjadi hunian yang kokoh, sehat, dan layak untuk ditempati.

















