BOJONEGORO – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Saelah, warga Dusun Kesongo RT 23/RW 04, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pada Selasa (21/7/2026), personel Satgas melaksanakan monitoring secara intensif terhadap perkembangan pekerjaan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, dan jadwal yang telah ditetapkan.
Monitoring dilakukan dengan memeriksa secara langsung kondisi bangunan di lapangan, mulai dari kekuatan struktur, ketepatan pemasangan material, hingga kerapian hasil pekerjaan. Pengawasan yang dilakukan secara berkesinambungan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD untuk mengantisipasi setiap kendala teknis sedini mungkin, sehingga proses pembangunan dapat terus berjalan lancar tanpa mengurangi kualitas hasil akhir.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi juga dari kualitas bangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Monitoring kami lakukan secara rutin agar setiap tahapan pembangunan tetap sesuai standar. Kami ingin memastikan rumah yang dibangun benar-benar kokoh, aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima. Kualitas adalah tanggung jawab yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Melalui monitoring yang intensif, Satgas TMMD memastikan pembangunan RTLH Ibu Saelah terus berada pada jalur yang direncanakan hingga selesai tepat waktu. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan hunian yang layak bagi warga. Program TMMD ke-129 pun kembali menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas lahir dari kerja keras, pengawasan yang disiplin, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

















