BOJONEGORO – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bu Tini, warga RT 21/RW 09, terus menunjukkan kemajuan yang membanggakan. Pada kegiatan Kamis (23/7/2026), proses pembangunan memasuki tahap pemasangan dinding hebel di atas pondasi. Perlahan, bentuk rumah mulai terlihat sebagai langkah nyata menuju terwujudnya hunian yang lebih layak dan nyaman bagi Bu Tini beserta keluarga.
Sebelum pemasangan hebel dilakukan, tim terlebih dahulu melaksanakan pengukuran secara teliti untuk memastikan posisi dinding dan sekat ruangan sesuai dengan perencanaan. Ketepatan dalam pengukuran menjadi bagian penting agar setiap susunan hebel dapat terpasang rapi, kokoh, dan mendukung kekuatan struktur bangunan.
Hingga saat ini, pemasangan hebel pada sisi luar rumah telah mencapai hampir dua meter. Dinding yang mulai berdiri tersebut menjadi bukti perkembangan pembangunan RTLH yang terus berjalan. Dengan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap dan penuh ketelitian, rumah Bu Tini perlahan mulai berubah dari pondasi menuju bangunan yang siap menjadi tempat tinggal yang lebih baik.
Anggota Satgas pembangunan RTLH menyampaikan bahwa setiap tahapan pekerjaan terus dilakukan dengan mengutamakan kualitas dan ketepatan. “Kami terus berupaya agar pembangunan ini berjalan maksimal, sehingga rumah Bu Tini dapat segera selesai dan memberikan kenyamanan bagi keluarga,” ungkapnya.
Warga sekitar juga turut memberikan dukungan dalam proses pembangunan melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. Dukungan tersebut menjadi energi positif dalam memperlancar setiap tahapan pekerjaan di lapangan.
Dengan semakin terbentuknya dinding rumah, harapan Bu Tini untuk memiliki hunian yang aman, sehat, dan layak huni semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan RTLH ini menjadi wujud kepedulian dan kerja sama bersama dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.


















