Pondasi Kuat Berawal dari Ketelitian, Satgas TMMD Tata Besi MCK dan Mushola Agar Presisi

BOJONEGORO – Tahap pembesian menjadi salah satu pekerjaan paling penting dalam pembangunan MCK dan mushola di kawasan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Selasa (21/7/2026), Satgas TMMD bersama masyarakat melaksanakan penataan dan perakitan besi sebagai persiapan pondasi dengan mengedepankan ketelitian agar menghasilkan konstruksi yang presisi dan berkualitas.

 

Sejak pagi, prajurit TNI dan warga bekerja secara gotong royong mengukur, memotong, serta merangkai batang-batang besi sesuai gambar teknis. Setiap rangka besi dipastikan memiliki ukuran yang tepat, posisi yang siku, dan jarak antarbesi yang sesuai dengan standar konstruksi. Ketelitian dalam setiap detail pekerjaan menjadi perhatian utama karena pondasi merupakan elemen dasar yang menentukan kekuatan bangunan secara keseluruhan.

 

Salah seorang anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa kualitas bangunan dimulai dari proses pembesian yang dikerjakan secara benar. “Kami tidak hanya menyusun besi, tetapi juga memastikan setiap rangka terpasang dengan presisi. Jika pondasinya kuat, maka bangunan MCK dan mushola akan lebih kokoh, aman, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam waktu yang lama,” ujarnya.

 

Pembangunan MCK dan mushola ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Ke-129 untuk meningkatkan fasilitas umum di Desa Kesongo. Kehadiran kedua bangunan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana ibadah yang representatif dan fasilitas sanitasi yang layak. Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, setiap tahapan pembangunan terus dikerjakan secara profesional sehingga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo.