BOJONEGORO – Suasana penuh kekompakan tampak mewarnai pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Samijan di RT 13 RW 06 Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Jumat (24/7/2026). Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro bersama warga saling bergantian mengangkut material hebel menuju titik pemasangan. Estafet material dilakukan agar pekerjaan pembuatan sekat ruangan di bagian dalam rumah dapat berlangsung tanpa hambatan, sekaligus mempercepat progres pembangunan.
Salah seorang anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa kelancaran distribusi material menjadi bagian penting dalam menjaga ritme pekerjaan. “Kami bekerja sebagai satu tim. Ada yang melangsir hebel, ada yang menyiapkan adukan, dan ada yang langsung memasang. Dengan pembagian tugas seperti ini, pekerjaan menjadi lebih efektif. Namun, percepatan tetap kami imbangi dengan ketelitian agar setiap dinding yang dibangun memiliki kualitas terbaik,” ungkapnya.
Bapak Samijan menyampaikan rasa harunya melihat semangat kebersamaan yang ditunjukkan Satgas TMMD dan warga. Menurutnya, kekompakan tersebut bukan hanya mempercepat pembangunan rumahnya, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi keluarganya. “Saya sangat bersyukur melihat semua bekerja tanpa mengenal lelah. Hebel terus diangkut, dinding demi dinding mulai berdiri, dan rumah kami semakin terlihat bentuknya. Terima kasih kepada Satgas TMMD dan warga yang telah membantu mewujudkan impian keluarga kami,” katanya.
Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Program TMMD Ke-129 kembali terlihat nyata dalam setiap tahapan pembangunan RTLH Bapak Samijan. Kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap proses dikerjakan sesuai standar kualitas konstruksi. Dengan progres yang terus meningkat, rumah layak huni bagi Bapak Samijan diharapkan segera rampung dan menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.




















