Palu, Cangkul, dan Semangat Gotong Royong Warnai Rehab SDN Kesongo I

BOJONEGORO – Suara palu yang memukul, cangkul yang mengaduk material, serta semangat gotong royong menjadi pemandangan yang mewarnai rehabilitasi ruang kelas SDN Kesongo I dalam Program TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro. Pada Kamis (23/7/2026), personel Satgas TMMD bersama anggota Polri, mahasiswa KKN-T Kolaboratif Universitas Bojonegoro (Unigoro), dan masyarakat Desa Kesongo bekerja bahu membahu menyelesaikan berbagai tahapan renovasi.

 

Mulai dari pembongkaran bagian bangunan yang telah usang hingga pemasangan kusen pintu dan jendela aluminium, seluruh pekerjaan dilakukan secara kompak demi menghadirkan ruang belajar yang lebih layak.

 

Salah seorang anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa setiap alat yang digunakan menjadi bagian dari perjuangan bersama membangun masa depan pendidikan di Desa Kesongo. “Palu, cangkul, dan berbagai peralatan kerja bukan sekadar alat, tetapi menjadi sarana untuk mewujudkan sekolah yang lebih aman, kokoh, dan nyaman. Dengan dukungan Polri, mahasiswa, dan masyarakat, pekerjaan dapat berjalan lebih cepat tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan,” ujarnya.

 

Salah seorang warga Desa Kesongo mengaku bangga dapat ikut terlibat dalam proses rehabilitasi sekolah. Menurutnya, kebersamaan antara TNI, Polri, mahasiswa, dan warga menghadirkan semangat baru dalam membangun fasilitas pendidikan. “Kami merasa senang bisa bekerja bersama. Kehadiran semua pihak membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Kami berharap setelah renovasi selesai, anak-anak dapat belajar di ruang kelas yang lebih baik sehingga semakin semangat meraih prestasi,” ungkapnya.

 

Semangat gotong royong yang terbangun melalui Program TMMD Ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan akan berhasil apabila dikerjakan bersama-sama. Rehabilitasi SDN Kesongo I diharapkan mampu menghadirkan ruang kelas yang lebih representatif, aman, dan nyaman sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar. Sinergi TNI, Polri, mahasiswa, dan masyarakat pun semakin memperkuat kemanunggalan dalam membangun desa sekaligus menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.