Rest Area TMMD Jadi Ruang Singgah Nyaman Sekaligus Penggerak Ekonomi Desa

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Satgas TMMD bersama warga pada Sabtu (25/7/2026) mempercepat pembangunan kawasan Rest Area yang dilengkapi mushola, MCK, serta area bagi pelaku UMKM. Berada di jalur strategis perbatasan Bojonegoro–Lamongan, rest area ini diproyeksikan menjadi ruang singgah yang nyaman bagi pengguna jalan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

 

Komandan SSK Satgas TMMD Ke-129, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa pembangunan rest area dirancang agar memberikan manfaat yang berkelanjutan. “Kami ingin menghadirkan fasilitas publik yang lengkap, sehingga masyarakat dan pengguna jalan dapat beristirahat dengan nyaman. Selain mushola dan MCK, kawasan ini juga disiapkan untuk menampung aktivitas UMKM agar masyarakat memiliki peluang usaha dan sumber pendapatan baru,” jelasnya.

 

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan bahwa pembangunan rest area menjadi harapan besar bagi kemajuan desa. Menurutnya, arus kendaraan yang melintas setiap hari di jalur Bojonegoro–Lamongan merupakan potensi ekonomi yang perlu dimanfaatkan. “Keberadaan rest area akan memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk unggulan Desa Kesongo. Kami berharap kawasan ini menjadi titik persinggahan yang ramai sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

 

Melalui pembangunan Rest Area TMMD Ke-129, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diwujudkan dalam sebuah fasilitas yang tidak hanya menunjang kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya ekonomi lokal. Dengan hadirnya mushola, MCK, area istirahat, dan sentra UMKM dalam satu kawasan, Rest Area Desa Kesongo diharapkan menjadi ikon baru perbatasan Bojonegoro–Lamongan sekaligus menjadi pusat pelayanan dan aktivitas ekonomi yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.