BOJONEGORO- Hiruk-pikuk aktivitas pembangunan memenuhi Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, pada Selasa (28/7/2026). Di tengah deru alat berat dan tumpukan material bangunan, prajurit Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bekerja berdampingan dengan warga menyelesaikan pembangunan drainase sepanjang 330 meter. Tidak ada batas antara seragam loreng dan pakaian kerja warga. Semuanya menyatu dalam satu tujuan, menghadirkan saluran drainase yang mampu mengatasi persoalan genangan air yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Pembangunan berlangsung penuh semangat sejak pagi. Sebagian personel mengarahkan alat berat untuk membentuk jalur drainase, sementara yang lain bersama warga mengangkat material, merapikan dasar saluran, dan memastikan setiap bagian pekerjaan terselesaikan dengan baik. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menciptakan suasana kerja yang harmonis, sekaligus mempercepat penyelesaian sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Dan SSK Satgas TMMD Ke-129, Lettu Ckm Purnomo, menyampaikan bahwa kekuatan utama TMMD bukan hanya terletak pada kemampuan membangun infrastruktur, tetapi juga pada semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat.
“Setiap pekerjaan menjadi lebih ringan ketika dikerjakan bersama. Drainase ini kami bangun bukan hanya untuk memperlancar aliran air, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian agar masyarakat memiliki lingkungan yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Kebersamaan antara TNI dan warga inilah yang menjadi ruh dari pelaksanaan TMMD,” ujarnya.
Salah seorang warga Dusun Krebet, Suyanto, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam pembangunan tersebut. “Kami merasa menjadi bagian dari pembangunan desa. Kehadiran bapak-bapak TNI memberi semangat bagi kami untuk terus bergotong royong demi kemajuan Dusun Krebet,” katanya.
Pembangunan drainase sepanjang 330 meter ini menjadi bukti bahwa ketika TNI dan masyarakat bersatu, berbagai persoalan di desa dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih baik. TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong yang menjadi identitas bangsa. Dari Dusun Krebet, lahir optimisme bahwa kebersamaan akan selalu menjadi jalan menuju desa yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera.




















