Rumah Pintar KBA Jorong Tabek, Laboratorium Ekonomi Sirkular dari Lereng Bukit Talang Babungo

Solok, Sentralnews.com — Dari rumah panggung sederhana berukuran 4×20 meter yang berdiri kokoh di Jorong Tabek, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, kini lahir satu gerakan besar: transformasi ekonomi sirkular pedesaan berbasis masyarakat.

Inisiatif ini dipelopori oleh Kasri Satra, Ketua Kampung Berseri Astra (KBA) Jorong Tabek sekaligus inisiator Ekonomi Sirkular KBA Talang Babungo. Melalui konsep keberlanjutan yang dirancang dari bawah (bottom-up), Rumah Pintar kini menjelma sebagai pusat inspirasi, edukasi, dan laboratorium ekonomi sirkular yang menyatukan kearifan lokal, inovasi pertanian, hingga pengelolaan limbah berbasis komunitas.


Ekosistem Ekonomi Sirkular: Dari Enau ke Maggot, dari Sampah ke Beasiswa

Di KBA Jorong Tabek, setiap sumber daya alam—bahkan yang dianggap limbah—menemukan peran baru dalam rantai ekonomi sirkular.

  1. Produksi Gula Semut dari Nira Enau
    Nira dari pohon enau yang tumbuh di ketinggian >1.500 mdpl (dengan suhu alami 18-24°C) disadap secara tradisional dan diolah menjadi gula semut berkualitas tinggi oleh 20 kepala keluarga. Produksi harian mencapai 10–20 kg, dan dapat ditingkatkan hingga 50 kg/hari jika mendapat dukungan akses pasar yang lebih luas.
  2. Daur Ulang Limbah Jadi Pakan Maggot
    Limbah organik dari produksi gula, ditambah sampah dapur warga, diolah menjadi pakan maggot. Larva-larva ini kemudian dimanfaatkan sebagai pakan untuk ikan di Kolam Ikan KBA, menciptakan siklus hidup yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
  3. Bank Sampah: Uang dari Sampah Nonorganik
    Sampah plastik dan logam warga dikumpulkan melalui sistem bank sampah, di mana kontribusi warga dicatat sebagai tabungan rupiah dan dapat diuangkan kapan saja. Sebagian hasil penjualan digunakan untuk membiayai fasilitas publik dan program sosial, termasuk pendidikan dan kesehatan masyarakat kurang mampu.

Rumah Pintar: Jantung Intelektual & Kultural Talang Babungo

Didirikan lewat gotong royong pada tahun 2019, Rumah Pintar KBA Jorong Tabek tidak hanya menjadi simbol pembangunan partisipatif, tetapi juga pusat pengetahuan dan inovasi.

Fungsinya antara lain:

  • Sebagai perpustakaan budaya dan pusat literasi ekonomi rakyat.
  • Forum diskusi dan pelatihan ekonomi sirkular oleh para penggiat sosial.
  • Tempat berkumpul bagi 90 penggiat ekonomi lokal, mayoritas ibu rumah tangga, untuk menciptakan dan menguji ide-ide kewirausahaan.
  • Menjadi pusat informasi 45 homestay wisata budaya, siap menyambut wisatawan domestik.

Kolam Ikan KBA: Hiburan Bernilai Sosial

Tak hanya menghasilkan hiburan dan wisata, Kolam Ikan KBA juga berfungsi sebagai titik sentral dalam rantai ekonomi sirkular.

  • Tempat penyaluran maggot dewasa sebagai pakan ikan.
  • Disewakan untuk olahraga memancing, pengunjung dikenakan tiket masuk.
  • Rata-rata penghasilan bersih sekitar Rp5 juta/bulan, yang dialokasikan untuk membantu warga miskin dalam akses kesehatan dan pendidikan.

Dampak Nyata di Lapangan: Dari Desa Terpencil ke Wisata Edukasi Nasional

Transformasi ekonomi di Jorong Tabek membawa dampak sosial yang luar biasa:

✅ Desa yang dulu terisolir kini menjadi desa wisata budaya-edukasi yang terbuka dan mandiri.
✅ Kehadiran 45 homestay menjadikan Jorong Tabek destinasi ramah wisatawan.
✅ Model ekonomi sirkular terbukti meningkatkan daya beli dan kemandirian finansial warga.
✅ Dana dari pengelolaan limbah dan usaha produktif digunakan untuk pembiayaan beasiswa pendidikan dan bantuan kesehatan.
✅ Saat ini, sebanyak 20 anak muda berprestasi dari Jorong Tabek telah mendapatkan beasiswa belajar ke Jepang—buah dari kerja kolektif komunitas.


“Dari Kampung, Untuk Dunia”

Rumah Pintar KBA Jorong Tabek adalah bukti nyata bahwa pembangunan berkelanjutan tak harus dimulai dari kota besar. Dengan semangat gotong royong, pengelolaan sumber daya yang bijak, dan kepemimpinan warga yang visioner, desa kecil di lereng Talang Babungo ini telah menjelma menjadi model ekonomi hijau dan sirkular yang layak ditiru di seluruh Indonesia.

Kontak Narasumber:
Kasri Satra – Ketua KBA Jorong Tabek
0823-8732-8262