Kendal, Sentralnews.com – Begitu diputuskan bahwa desanya dijadikan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0715/Kendal, Kades Gedong, Kecamatan Patean, Suwarno, Kades Gedong, mengaku, dirinya langsung sujud syukur atas kepercayaan dari Kodim Kendal itu.
”Terimakasih pak Dandim yang telah menjadikan desa kami sebagai sasaran TMMD Reguler ke -127 kodim Kendal, Tentu desa kami akan lebih maju, dan warga kami juga akan merasakan manfaatnya sehingg bisa semakin sejahtera,” jelas Kades Suwarno.
Menurutnya, sejumlah sasaran fisik dalam TMMD itu, mulai pembangunan jalan, rehab Pos Kamling, pengeboran sumur, rehab jamban, termasuk rehab sejumlah Rumah Tidak layak Huni milik warga sangat berarti untuk warga desanya. “”Soal keterlibatan warga tidak usah diragukan, kami akan kerahkan warga semaksimal mungkin untuk mendukung semua kegiatan TMMD baik fisik maupun non fisik,” tandas Kades Gedong, Kamis (19/02/26).
Salah satu warga kurang mampu yang mendapat bantuan rehab RTLH , Irwanto , mengaku sangat Bahagia karena rumahnya di bangun satgas TMMD.
“Kami bersyukur dan terima kasih kepada pihak Kodim, karena berkat adanya TMMD ,rumah kami di rehab, kami memang belum mampu secara mandiri melakukan perbaikan, karena keterbatasan ekonomi”, tutur Irwanto.
“Kondisi lama rumah kami, hanya kecil dengan hanya 1 kamar tidur, dapur dan ruang tamu saja, dan berdinding papan yang sudah mulai lapuk, dan atap menggunakan asbes lama yang kalau hujan lebat, banyak yang bocor”, terang menjelaskan kondisi awal rumahnya.
Warga desa lainnya, Suyono, mengaku bahwa berkat TMMD di desa Gedong dusunnya turut merasakan manfaat dari program kodim Kendal tersebut. “Dusun Kandangmnedapat bantuan pipanisasi air yang di kerjakan oleh anggota satgas TMMD, sehingga mampu memberikan manfaat untuk kebutuhan air sehari hari sebanyak 50 rumah tangga di dusun Kandang”, jelasnya.
“Kami ucapkan terima kasih, l karena satgas TMMD turut memperbaiki instalasi pipa air di dusun kami, Dengan instalasi pipa air yang lebih layak, kami berharap pasokan air akan tetap lancer meski dalam kondisi musim kemarau yang akan dating”, imbuhnya
Letkol Inf Bagus Setyawan, Dandim Kendal selaku dansatgas menerangkan bahwa melalui TMMD, Kodim Kendal berkolaborasi dengan pemda, dan OPD terkait untuk membantu kesulitan rakyat desa Gedong khususnya. “Alasan pemilihan desa Gedong menjadi Lokasi TMMD salah satunya adalah karena adanya wilayah yang belum tersentuh Pembangunan dan menjadi akses penting bagi mobilitas warga sehari hari”,terangnya.
“Mengingat jika mengunakan pembiayan dana desa maka anggaran dana desa satu tahun akan habis untuk keperluan Pembangunan tersebut, dan melalui TMMD Pembangunan dapat di ajukan dengan pembiayaan dari APBD dan anggaran provinsi, semua demi menunjang kesejahteraan masyarakat”, pungkas dandim.
Kaperwil Provinsi Jawa tengah
Doni Kurniawan



















