Lampung, Sentralnews.com – Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M. memimpin langsung pelaksanaan Verifikasi Faktual Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Utama Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Tulang Bawang. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk menghadirkan pembangunan yang inovatif dan berkelanjutan melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Biru sebagai program unggulan daerah.
Di hadapan Tim Penilai Utama dan Tim Penilai Independen Provinsi Lampung, Bupati Qudrotul Ikhwan memaparkan berbagai capaian pembangunan, inovasi daerah, serta langkah strategis yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang selama satu tahun terakhir. Menurutnya, verifikasi faktual bukan sekadar tahapan penilaian, melainkan momentum evaluasi untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati menjelaskan, salah satu inovasi strategis yang menjadi fokus pemerintah daerah adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Biru yang mencakup empat kecamatan, yakni Rawajitu Selatan, Rawajitu Timur, Rawa Pitu, dan Dente Teladas. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, peternakan, dan industri hilirisasi berbasis potensi wilayah pesisir.
Dalam paparannya, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang telah menyiapkan lahan seluas sekitar 1.500 hektare, terdiri dari 1.000 hektare lahan persawahan dan 500 hektare lahan daratan. Setelah proses penyerahan lahan selesai, pemerintah daerah akan mengurus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) sebagai dasar pengembangan kawasan dan percepatan masuknya investasi. Menurutnya, sejumlah investor telah menyatakan kesiapan untuk berinvestasi dalam pengembangan kawasan hilirisasi tersebut.
Bupati Qudrotul Ikhwan menegaskan bahwa seluruh program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi daerah, serta penciptaan lapangan kerja baru. Ia berharap berbagai inovasi yang dikembangkan dapat memperkuat daya saing daerah sekaligus menjadi kontribusi nyata terhadap pembangunan Provinsi Lampung.
Mengakhiri kegiatan, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat dan inovasi yang berkelanjutan, Kabupaten Tulang Bawang mampu mewujudkan pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.


















