Bojonegoro – Program TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro terus berupaya menghadirkan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berkualitas bagi masyarakat. Salah satunya melalui pekerjaan awal pembangunan rumah milik Bapak Samijan, warga RT 13 RW 6 Dusun Krajan, Desa Kesongo, dengan melakukan pengukuran slop pondasi secara teliti pada Jumat (17/7/2026).
Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pengukuran dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan setiap bagian pondasi sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan. Mulai dari garis bangunan, keseimbangan, hingga posisi sudut pondasi diperiksa secara cermat agar hasilnya presisi dan mampu menjadi dasar bangunan yang kuat. Ketelitian tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas rumah yang nantinya akan ditempati keluarga Bapak Samijan.
Salah satu anggota Satgas TMMD Ke-129 menjelaskan bahwa pembangunan RTLH harus diawali dengan pekerjaan yang matang dan terukur. “Kami ingin memastikan setiap tahapan dilakukan dengan benar, karena pondasi menjadi penentu kekuatan rumah.
Dengan pengukuran yang tepat dan dukungan warga, pembangunan ini diharapkan menghasilkan rumah yang kokoh, aman, dan nyaman,” ujarnya. Keterlibatan masyarakat dalam proses pengukuran juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menyukseskan program TMMD.
Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari bangunan yang berdiri, tetapi juga dari semangat kebersamaan yang tumbuh. Nilai gotong royong menjadi warisan penting bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan.


















