BOJONEGORO – Perjalanan rumah milik Ibu Saelah, warga RT 23/RW 04 Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, menuju hunian yang lebih layak resmi dimulai. Hal tersebut ditandai dengan pemasangan papan nama TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro sebagai penanda awal pelaksanaan program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026.
Papan nama dipasang di depan rumah Ibu Saelah sebelum proses pembongkaran dimulai. Saat itu, kondisi rumah masih seperti semula dan belum tersentuh pekerjaan fisik. Dokumentasi kondisi awal bangunan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD untuk menunjukkan perubahan yang akan terjadi selama proses renovasi hingga rumah menjadi layak huni.
Pemasangan papan nama tidak hanya berfungsi sebagai identitas sasaran pembangunan, tetapi juga sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat bahwa rumah tersebut telah resmi masuk dalam program TMMD ke-129. Selanjutnya, Satgas TMMD akan melaksanakan tahapan renovasi secara bertahap, mulai dari pembongkaran bagian bangunan yang sudah tidak layak, penguatan struktur, hingga penyelesaian akhir.
Program RTLH yang dilaksanakan pada Sabtu (18/7/2026) tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah yang aman, sehat, dan nyaman. Seluruh proses pembangunan akan dilaksanakan dengan semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga Desa Kesongo sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro berharap rumah Ibu Saelah dapat segera bertransformasi dari rumah lama yang kurang layak menjadi hunian yang kokoh dan nyaman. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

















