Dari Dinding Kayu Menuju Hunian Kokoh, RTLH Ibu Jasmiati Masuki Tahap Pemasangan Hebel

BOJONEGORO – Perubahan nyata mulai terlihat dalam renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Jasmiati, warga RT 09/RW 03 Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, personel Satgas TMMD bersama warga mulai memasuki tahap pemasangan bata ringan atau hebel sebagai pengganti dinding kayu yang sebelumnya menjadi bagian dari rumah tersebut.

 

Tahapan pemasangan hebel dilakukan setelah Satgas TMMD bersama warga menyelesaikan berbagai persiapan, mulai dari perapian area bangunan, penyiapan material, hingga memastikan campuran bahan perekat siap digunakan. Proses tersebut dilakukan secara teliti agar susunan bata ringan dapat terpasang rapi, kuat, dan sesuai dengan konstruksi bangunan yang telah direncanakan.

 

Personel Satgas TMMD bersama warga bekerja secara bergotong royong dalam setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari menyiapkan adukan, mengatur posisi bata ringan, hingga memastikan setiap susunan hebel tetap lurus dan kokoh dilakukan secara bersama-sama. Kekompakan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam mempercepat terwujudnya rumah yang lebih layak.

 

Salah satu anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa penggunaan bata ringan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian. “Pergantian dinding kayu dengan hebel diharapkan membuat rumah lebih kuat, aman, dan nyaman. Kami bersama warga akan terus bekerja maksimal agar renovasi ini selesai sesuai target,” ujarnya.

 

Melalui program RTLH TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, rumah Ibu Jasmiati secara bertahap mengalami transformasi dari bangunan sederhana menuju hunian yang lebih kokoh. Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat Desa Kesongo.