BOJONEGORO – Harapan Bapak Koko Margono untuk memiliki rumah yang lebih aman dan layak huni semakin mendekati kenyataan. Dalam pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Kamis (23/7/2026), personel Satgas TMMD memfokuskan pekerjaan pada pembesian rangka dinding Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Koko Margono di RT 13/RW 06, Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum pemasangan dinding hebel dilaksanakan.
Sejak pagi, personel Satgas bersama tukang bekerja secara sistematis dengan membagi tugas sesuai keahlian masing-masing. Besi tulangan dipotong, dirakit, kemudian diikat dengan presisi agar membentuk rangka yang kuat sebagai penopang dinding bangunan. Ketelitian menjadi prioritas utama dalam setiap proses sehingga kualitas konstruksi tetap terjaga sekaligus mendukung percepatan penyelesaian RTLH sesuai target program TMMD.
Salah satu personel Satgas TMMD Ke-129 menjelaskan bahwa pembesian merupakan pekerjaan yang menentukan kekuatan rumah dalam jangka panjang. “Kami memastikan setiap rangka besi dipasang sesuai spesifikasi teknis agar bangunan benar-benar kokoh. Kecepatan pekerjaan tetap kami utamakan, namun kualitas tidak boleh dikompromikan. Harapan kami, rumah Bapak Koko Margono nantinya menjadi hunian yang aman, nyaman, dan dapat digunakan dalam waktu yang lama,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Koko Margono menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. “Saya sangat bersyukur melihat rumah saya dibangun dengan penuh ketelitian. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah bekerja tanpa mengenal lelah. Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar hingga rumah ini selesai,” tuturnya.
Pembangunan RTLH melalui TMMD Ke-129 menjadi bukti nyata hadirnya TNI di tengah masyarakat untuk membantu meningkatkan kualitas hidup warga. Dari setiap rangka besi yang tersusun, lahir harapan baru akan sebuah hunian yang kokoh dan layak huni.
Semangat gotong royong antara Satgas TMMD, tukang, dan masyarakat terus menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.




















