Bengkulu, Sentralnews.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8 persen sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto. Target ambisius tersebut dibahas dalam Rapat Pembentukan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih, Selasa (9/9).
Rapat dipimpin langsung Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Herwan Antoni, serta diikuti unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan terkait.
Wakil Gubernur Mian menegaskan, peningkatan produktivitas di berbagai sektor, terutama pertanian, menjadi kunci utama dalam mengerek pertumbuhan ekonomi.
“Upaya akhirnya adalah bagaimana meningkatkan produksi pertanian dan sektor lainnya. Pak Gubernur juga terus berusaha menaikkan taraf ekonomi masyarakat, khususnya petani,” ungkap Mian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, pada semester pertama 2025 perekonomian Bengkulu tumbuh 4,92 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski masih di bawah target, angka ini tetap dinilai positif di tengah upaya efisiensi anggaran pemerintah.
Selain fokus pada sektor pertanian, Pemprov Bengkulu juga menaruh perhatian pada kemudahan perizinan investasi. Mian menyebut, percepatan perizinan akan membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
“Perizinan bagi investor harus dipermudah agar dapat membuka lapangan kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen,” tutupnya dengan optimistis.




















