Pagar Alam, Sentralnews.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Merdeka Pagar Alam saat Wali Kota Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj. Bertha berdiri di hadapan warga untuk merefleksikan satu tahun kepemimpinan mereka, Jumat (20/2). Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen pertanggungjawaban moral kepada rakyat.
Ludi mengungkapkan bahwa setiap kebijakan yang diambil, terutama dalam Visi Pagar Alam Serame, berakar dari mendengar langsung keluh kesah warga. Program seperti bantuan perlengkapan sekolah gratis menjadi bukti bahwa pemerintah hadir di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.
“Beban ini berat untuk dipikul, tapi dukungan masyarakat membuat kami terus melangkah. Kami ingin memastikan setiap warga merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Ludi dengan nada rendah hati namun penuh penekanan.
Dalam evaluasinya, Wali Kota meminta seluruh jajaran OPD untuk lebih peka. Ia menekankan agar bantuan sosial tidak hanya berputar di kelompok yang itu-itu saja, melainkan harus menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan namun selama ini terabaikan.
Hj. Bertha yang turut mendampingi tampak mengamini pernyataan tersebut sebagai bentuk komitmen duet kepemimpinan ini. Mereka menyadari bahwa satu tahun merupakan waktu yang singkat untuk menyelesaikan seluruh persoalan kota, namun pondasi telah diletakkan.
“Kami memohon maaf jika masih ada keluhan yang belum terealisasi. Kedepan, fokus kita adalah memperkuat komitmen untuk kesejahteraan bersama,” pungkas Ludi sembari menutup acara dengan ajakan untuk terus bersinergi.



















