Lebong, Sentralnews.com – Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong memastikan seluruh layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan normal selama 24 jam.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjamin kebutuhan pelayanan medis warga tetap terpenuhi, baik untuk penanganan kasus gawat darurat maupun layanan rawat inap dan rawat jalan.
Direktur RSUD Lebong, dr. Meinoffiandi Leswin, mengatakan pihak rumah sakit telah menyiapkan sistem kerja bergiliran bagi tenaga medis dan nonmedis selama Ramadhan. Pengaturan jadwal ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal meskipun petugas menjalankan ibadah puasa.
“Kami memastikan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, ruang bersalin, hingga layanan penunjang medis seperti laboratorium dan radiologi tetap siaga selama 24 jam,” ujar Meinoffiandi, Selasa (24/2/2026).
Untuk layanan poliklinik rawat jalan, RSUD Lebong tetap membuka pelayanan seperti biasa, namun terdapat sedikit penyesuaian jam operasional selama Ramadhan. Jika pada hari normal pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari, selama bulan puasa pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.
Penyesuaian jam pelayanan ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi pasien sekaligus tenaga kesehatan yang menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, manajemen rumah sakit juga memastikan ketersediaan stok obat-obatan dan alat kesehatan dalam kondisi aman. Pihak rumah sakit bahkan telah melakukan langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan kasus penyakit yang kerap muncul selama Ramadhan.
Beberapa di antaranya seperti gangguan pencernaan, dehidrasi, hingga penyakit kronis yang kambuh akibat perubahan pola makan dan pola istirahat.
RSUD Lebong juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat selama menjalankan ibadah puasa. Warga diminta memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka, memperbanyak konsumsi air putih, serta tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila mengalami keluhan serius.
Di sisi lain, suasana Ramadhan juga dihadirkan di lingkungan rumah sakit untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga yang menunggu.
Manajemen rumah sakit menata ruang tunggu agar lebih nyaman serta memastikan fasilitas musala tetap bersih dan siap digunakan oleh pasien, keluarga, maupun pengunjung yang ingin melaksanakan ibadah.
Dengan komitmen pelayanan selama 24 jam tersebut, RSUD Lebong berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap akses layanan kesehatan selama bulan suci Ramadhan.
“Kami akan terus memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan responsif demi menjaga kesehatan masyarakat Kabupaten Lebong sepanjang Ramadhan,”tutup Meinoffiandi. (FR)


















