Yayasan Semarak Bengkulu kukuh Muhammad Sahri Direktur ponpes Pancasila dari Alumni Angkatan pertama

Bengkulu, Sentralnews.com – ketua Yayasan semarak Bengkulu Dra. Hj Nurul fadhila resmi melantik H. Muhammad Sahri Direktur Pondok Pesantren (Ponpes) Pancasila periode 2026-2030 Kamis (2/04/2026) di aula masjid Sakalima komplek pondok pesantren pancasila yang langsung dihadiri Assisten I Pemda Provinsi Bengkulu Dr. Kharil Anwar, Pengawas dan Pembina yayasan rektor unihaz dan STIA Bengkulu

Dirut Baru ini juga merupakan alumni angkatan pertama tahun1974 dari Pondok pesantren Pancasila

Setelah hampir 80 tahun lama M. Sahri berkarier dan pensiun jabatan terakhir sebagai dari Hakim Pangadilan Agama Bengkulu ia akan mengabdikan diri kembali mengabdi untuk ponpes Pancasila yang mengantikan direktursebelumnya. KH. Paimat Sholihin.

Dalam sambutannya, M. Sahri akan menyebutkan meminta sudah berkomunikasi dan meminta dukungan dari para alumni untuk bisa bersama sama memperbaiki pendidikan di ponpes Pancasila mengenai program kerja paling utama M. Sahri menegaskan akan perbaikan Karekter dan kepribadian atau etika berbasis keislaman pada santri/wati

” Sebelum saya menerima amanah ini saya sudah berkomunikasi ke para alumni meminta restu dan dukungan dari mereka karena saya tidak bisa sendiri tapi saya perlu dukungan dan saling membantu. Kalau fokus kita depannya peningkatan jumlah santri dan pembinaan karakter dan etika berbasis nilai-nilai Islam juga itu menjadi prioritas utama.” Ungkap Direktur definitip.

Bahkan selain itu, perbaikan saran dan prasarana juga perlu untuk penunjang pendidikan pada ponpes serta mengembangkan program dari yayasan dalam penghijauan lingkungan dan pemanfaatan lingkungan dalam ketahan pangan berbasis ekonomi kreatif.

Hal ini juga didukung penuh yayasan Semarak Bengkulu yang disampaikan ketua Yayasan Nurul Fadhila Nurul. Ia juga mendorong agar Ponpes Pancasila menghadirkan tokoh-tokoh sukses dari kalangan alumni sebagai inspirasi bagi para santri.

Untuk program jangka pendek lainnya, pihak yayasan menargetkan penghijauan di lingkungan ponpes yang memiliki luas sekitar 4,1 hektare.

“Penghijauan akan dilakukan dengan tanaman produktif seperti buah-buahan dan sawit, melibatkan santri untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship sekaligus menambah income. Kita juga akan minta bantuan bibit dari Bantuan pemerintah Bengkulu,” ujarnya.

Bukan hanya fokus sektor pertanian tapi juga pengembangan sektor peternakan dan perikanan seperti budidaya sapi, kambing, ayam, serta kolam ikan untuk mendukung kebutuhan pangan santri.

Di sisi sumber daya manusia, peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pengajar juga menjadi perhatian.

“Kita ingin percepatan akreditasi guru, sehingga mereka merasa lebih nyaman. Memang dari sisi kesejahteraan mungkin terbatas, tapi bisa didukung dengan sertifikasi guru,” jelasnya.

Untuk unit usaha sektor Ponpes Pancasila yayasan juga berencana menambah unit pendidikan baru dengan membuka Madrasah Ibtidaiyah (MI) saat ini dalam proses mengurus izin operasional MI, sehingga nantinya murid dari RA ( Raudhatul Athfal) bisa langsung melanjutkan ke MI di Ponpes Pancasila dan juga fokus keunggulan ponpes pada program muhadhoroh atau penceramah, yang ini menjadi peluang masa depan santri.

Dengan demikian yayasan Semarak Bengkulu menaruh harapan kepemimpinan baru akan mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan Ponpes Pancasila, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Harapan-harapan dengan adanya direktur baru ini tentu muncul semangat baru. Yang pertama adalah memperbanyak jumlah santri, karena saat ini santri Ponpes Pancasila masih sangat kurang,” Tutupnya.