Edison Simbolon Hadiri Pelantikan Ketua STIA Bengkulu, Dorong Kampus Cetak SDM Unggul

Bengkulu, Sentralnews.com – Dukungan terhadap kemajuan pendidikan tinggi di Provinsi Bengkulu kembali ditunjukkan kalangan legislatif. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edison Simbolon, menghadiri langsung pelantikan Gustini, S.E., M.M sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu periode 2026–2030, Rabu (7/5/2026).

Kehadiran Edison dalam agenda tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi swasta yang dinilai memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas di Bengkulu.

Sebagai anggota DPRD yang membidangi sektor pendidikan, Edison menilai STIA Bengkulu menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut kemajuan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Gustini yang dinilai berhasil membawa perubahan positif bagi kampus.

“Ya tentu harapan kita ya, STIA lebih maju dan bergairah, lebih banyak anak muda-anak muda yang tamatan SMA lebih memilih sekolah di STIA,” ujar Edison.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan fasilitas kampus, serta penguatan akademik menjadi faktor penting untuk menarik minat generasi muda melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi lokal.

Edison berharap STIA Bengkulu mampu menjadi salah satu kampus pilihan utama masyarakat Bengkulu dalam menempuh pendidikan tinggi.

DPRD Bengkulu Optimistis STIA Mampu Jadi Kampus Unggulan

Dalam kesempatan tersebut, Edison juga mengungkapkan rasa bangganya sebagai bagian dari alumni STIA Bengkulu. Ia mengaku terus mengikuti perkembangan kampus dan melihat adanya perubahan signifikan, baik dari sisi tata kelola maupun capaian akademik.

Menurutnya, berbagai prestasi yang diraih STIA Bengkulu selama dipimpin Gustini menjadi bukti bahwa kampus tersebut mampu bersaing dan terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Sebagai bagian dari alumni tentu sangat bahagia ya, karena kemudian STIA ini di bawah kepemimpinan ibu Gustini ini luar biasa pencapaian-pencapaian yang diraih,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya dilihat dari jumlah mahasiswa, tetapi juga kualitas lulusan yang dihasilkan. Karena itu, STIA Bengkulu diharapkan terus memperkuat mutu pendidikan agar mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun pemerintahan.

Selain itu, Edison mendorong STIA Bengkulu terus melakukan inovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama di era digitalisasi dan persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat.

Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja melalui pengembangan kurikulum yang relevan dan adaptif.

Pelantikan Gustini sebagai Ketua STIA Bengkulu periode 2026–2030 diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat tata kelola kampus serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada mahasiswa.

Edison juga menilai dukungan pemerintah daerah dan DPRD sangat penting dalam membantu perkembangan perguruan tinggi di Bengkulu agar semakin optimal.

Ia optimistis STIA Bengkulu memiliki peluang besar menjadi salah satu kampus unggulan di Provinsi Bengkulu apabila terus mempertahankan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan.

“Kita doakan semoga STIA ini lebih sukses ke depannya,” tutup Edison.(adv)