BOJONEGORO – Semangat gotong royong berpadu dengan inovasi mewarnai pelaksanaan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Kardo, warga RT 14/RW 07 Desa Bekatul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Dalam kegiatan Sabtu (18/7/2026), personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya mengerjakan pondasi rumah, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan rangka bangunan lama yang masih layak pakai agar pembangunan berlangsung lebih efektif dan tetap berkualitas.
Sebelum direnovasi, rumah Bapak Kardo berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Bangunan berdinding bambu dengan lantai tanah sudah tidak memenuhi standar hunian yang layak. Setelah proses pembongkaran selesai, Satgas TMMD melakukan pemeriksaan terhadap material bangunan. Beberapa bagian rangka yang masih kokoh dinilai aman untuk digunakan kembali sehingga dapat mendukung pembangunan rumah baru tanpa mengurangi mutu konstruksi.
Pekerjaan dilakukan secara gotong royong oleh dua personel Satgas TMMD bersama empat warga Desa Bekatul. Sembari menyusun batu pondasi, mereka juga memilah, membersihkan, dan merapikan rangka lama agar siap dipasang kembali. Kekompakan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat pekerjaan, sementara inovasi dalam memanfaatkan material layak pakai mampu meningkatkan efisiensi pembangunan.
Salah satu anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa inovasi dalam pembangunan harus tetap mengutamakan keamanan dan kualitas. “Kami selalu memeriksa kondisi setiap material sebelum digunakan kembali. Jika rangka masih kuat dan memenuhi standar, kami manfaatkan agar pembangunan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas. Dengan dukungan warga, kami berharap rumah baru Bapak Kardo segera terwujud menjadi hunian yang kokoh, aman, dan nyaman,” ujarnya.

















