BOJONEGORO – Tahapan awal renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Ladi di Dusun Pereng mulai berjalan dalam program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Pada Sabtu (18/7/2026), lokasi pembangunan mulai dipenuhi material konstruksi, termasuk bata ringan (hebel), sebagai tanda dimulainya proses pembangunan rumah yang lebih layak bagi keluarga Bapak Ladi.
Seiring dengan kedatangan material, personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pembongkaran rumah lama. Proses diawali dengan menurunkan genteng atap secara gotong royong. Sebanyak delapan warga bersama anggota Satgas TMMD bekerja saling bergantian, dengan sebagian berada di atas atap melepas genteng, sementara yang lain menerima dan menata genteng di bawah agar tetap utuh dan masih dapat dimanfaatkan apabila kondisinya layak.
Material hebel dan bahan bangunan lainnya kemudian ditata rapi di sekitar lokasi pekerjaan agar mudah digunakan saat proses pembangunan dimulai. Kekompakan antara Satgas TMMD dan warga membuat seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan efisien. Persiapan yang matang diharapkan dapat memperlancar tahapan pembangunan berikutnya sehingga target penyelesaian renovasi dapat tercapai.
Salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa kesiapan material menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan. “Kami sengaja mendatangkan material sejak awal agar setelah pembongkaran selesai, pembangunan dapat langsung dilanjutkan. Dengan semangat gotong royong bersama warga, kami optimistis rumah Bapak Ladi akan segera berubah menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya. Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menjadi bukti nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga.
Setiap proses pembangunan dilakukan secara teliti agar menghasilkan rumah yang kokoh dan tahan lama. Satgas TMMD optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditentukan.

















