BOJONEGORO – Semangat gotong royong terus mewarnai pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Ladi di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro. Pada Rabu (22/7/2026), Satgas TMMD bersama warga melanjutkan pekerjaan pengurukan dan perataan lantai rumah menggunakan tanah uruk agar sejajar dengan pondasi sebagai persiapan pengerasan lantai. Kebersamaan yang terjalin membuat setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan tetap menjaga kualitas hasil pembangunan.
Selain meratakan lantai, Satgas juga telah menuntaskan pemasangan hebel pada bagian depan rumah yang kemudian dirapikan agar konstruksi tampak lebih rapi dan presisi. Dengan menggunakan pacul, sekop, dan arko, tanah uruk diangkut dan diratakan secara bertahap hingga mencapai elevasi yang sesuai dengan pondasi. Progres pembangunan yang semakin nyata membuat rumah Bapak Ladi kini mulai terlihat sebagai hunian yang layak dan nyaman.
Salah seorang anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan RTLH. “Keberhasilan pekerjaan ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Satgas TMMD dan masyarakat. Dengan saling membantu, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hasilnya tetap berkualitas sehingga rumah ini nantinya benar-benar layak dihuni,” ujarnya. Bapak Ladi pun menyampaikan rasa haru atas perhatian yang diberikan. “Saya sangat bersyukur melihat begitu banyak yang peduli membantu pembangunan rumah kami. Setiap hari ada perubahan yang membuat kami semakin optimistis segera menempati rumah yang lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.
Melalui kebersamaan yang terus terjalin, pembangunan RTLH Bapak Ladi menunjukkan kemajuan yang signifikan dari hari ke hari. Semangat gotong royong menjadi bukti nyata bahwa TMMD Ke-129 tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Diharapkan, rumah yang segera rampung ini mampu memberikan kehidupan yang lebih layak serta meningkatkan kesejahteraan keluarga Bapak Ladi.

















