Gotong Royong Tak Pernah Padam, RTLH Ibu Saelah Makin Berkualitas

BOJONEGORO – Semangat gotong royong terus mengiringi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Saelah di Dusun Kesongo RT 23/RW 04, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Sabtu (25/7/2026), personel Satgas bersama warga melanjutkan pekerjaan plester tembok bagian luar rumah. Tahapan ini menjadi salah satu proses penting untuk memperkuat konstruksi sekaligus menyempurnakan tampilan bangunan sebelum memasuki pekerjaan akhir.

 

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro menilai bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari cepatnya pekerjaan selesai, tetapi juga dari kualitas hasil dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat. “Kami selalu mengutamakan mutu pekerjaan di setiap tahapan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi energi tambahan bagi Satgas untuk bekerja lebih optimal. Dengan kebersamaan seperti ini, pekerjaan terasa lebih ringan dan hasilnya pun semakin maksimal,” ujar salah satu personel Satgas TMMD.

 

Bagi Ibu Saelah, kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Ia mengaku setiap hari menyaksikan personel Satgas dan warga saling membantu tanpa membedakan tugas. “Saya merasa seperti memiliki keluarga besar yang bersama-sama membangun rumah ini. Melihat bapak-bapak TNI dan warga bekerja dengan kompak membuat saya semakin yakin rumah ini akan segera selesai. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dan mendoakan semoga semua diberikan kesehatan serta keberkahan,” ungkapnya.

 

Pembangunan RTLH Ibu Saelah membuktikan bahwa budaya gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan di desa. Kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat tidak hanya menghasilkan rumah yang lebih kokoh dan berkualitas, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

 

Diharapkan semangat kebersamaan tersebut terus terpelihara, sehingga manfaat Program TMMD tidak berhenti pada berdirinya sebuah rumah, melainkan juga meninggalkan nilai persatuan, kepedulian, dan kebersamaan yang akan terus hidup di tengah masyarakat Desa Kesongo.